Logo Header Antaranews Sumbar

Disdik Padang: Peserta UN Tingkat SLTA 13.933

Rabu, 2 April 2014 20:05 WIB
Image Print
Ilustrasi peserta Ujian Nasional (UN). (Antara)

Padang, (Antara) - Dinas Pendidikan Kota Padang menyatakan, 13.933 pelajar di daerah itu terdaftar untuk ikut dalam Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA, dan SMK pada 14 sampai 16 April 2014. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Padang Indang Dewata di Padang, Rabu mengatakan, UN 2014 di daerah ini akan diikuti 13.933 pelajar, dari Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA), serta Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). "Jumlah peserta tersebut dari 61 SMA/MA, serta 45 SMK yang ada di daerah ini, di luar jumlah peserta UN dari Sekolah Menengah Pertama (SMP), MTs, dan SMPLB," kata Indang. Ia menambahkan, untuk kesiapan bagi para pelajar yang akan mengikuti UN tersebut, juga telah dilakukan Pra Ujian Nasional (UN) terhadap pelajar SMA/MA, dan SMK di daerah ini, pada Februari 2014. Berkaca dari hasil Pra UN tersebut, Disdik Kota Padang yakin target yang ditetapkan lulus 100 persen bagi pelajar tingkat SMA/MA dan SMK dapat tercapai, serta mempertahankan hasil UN 2013 dimana Kota Padang meraih peringkat pertama di Sumbar. Berdasarkan hasil UN 2013, Kota Padang mendapat peringkat rata-rata terbaik hasil di Provinsi Sumatera Barat, dengan nilai 7,37, teratas dari 19 kabupaten dan kota di daerah itu. Selain Kota Padang, di provinsi itu, untuk hasil UN rata-rata tertinggi pada UN 2013 adalah Kota Padangpanjang dengan nilai 7,30, kemudian Kota Bukittinggi dengan nilai 7,28. "Kita berharap pada UN tahun ini, pelajar di Kota Padang dapat kembali menunjukkan kemampuan terbaik mereka, sehingga apa yang kita harapkan dapat tercapai, dan mereka selanjutnya dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang mereka inginkan." jelas Indang. Sehubungan dengan itu, Ketua DPRD Kota Padang Zulherman, menyatakan, UN 2014 diharapkan dapat dijadikan evaluasi perbaikan pendidikan di daerah ini. "Dengan hasil UN nantinya kita dapat melihat sejauh mana peningkatan pendidikan di daerah ini, dan berharap tidak ada kecurangan dalam pelaksanaannya nanti," jelasnya. (*/eko)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026