Logo Header Antaranews Sumbar

Mantap, pemerintah slurkan Rp18 triliun tunjangan 1,6 juta guru ASN daerah

Kamis, 19 Maret 2026 16:32 WIB
Image Print
Ilustrasi: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta Pusat pada Rabu (11/3/2026) menggelar Program Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI) sebagai upaya memperkuat kompetensi guru dalam menghadirkan pembelajaran Bahasa Inggris yang efektif dan menyenangkan. ANTARA/HO-Humas Kemendikdasmen

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melaporkan sepanjang bulan Januari hingga Maret 2026 telah menyalurkan lebih dari Rp18 triliun aneka tunjangan untuk lebih dari 1,6 juta guru Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Dirjen GTKPG) Kemendikdasmen Nunuk Suryani menegaskan perubahan mekanisme penyaluran aneka tunjangan guru yang kini menjadi setiap bulan itu merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan layanan yang lebih baik kepada guru

“Mulai tahun 2026 penyaluran tunjangan guru dari yang tadinya dilakukan per tiga bulan, kini menjadi setiap bulan. Percepatan penyaluran ini agar dapat memberikan kepastian kepada para guru akan haknya. Bagi pemerintah, tunjangan guru bukan sekadar angka dalam anggaran, tetapi bentuk apresiasi atas dedikasi para guru yang setiap hari hadir mendidik generasi bangsa,” ujar Dirjen GTKPG Kemendikdasmen Nunuk di Jakarta pada Kamis.

Ia menambahkan pemenuhan hak guru secara lebih cepat diharapkan dapat berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran.

 

“Kami juga berharap dengan dipenuhi haknya, para guru dapat lebih fokus mengajar dan memberikan layanan pendidikan yang terbaik bagi murid-murid,” imbuhnya.



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026