Logo Header Antaranews Sumbar

Empat Orang Tewas Akibat Ledakan Bom di Rusia

Minggu, 29 Desember 2013 21:33 WIB
Image Print

Moskow, (Antara/AFP) - Empat orang tewas dan 10 lainnya cedera Ahad ketika satu ledakan menghantam stasiun kereta api di kota Volgograd Rusia selatan menjelang Olimpiade Musim Dingin di Sochhi dekat kota itu. Juru bicara kementerian regional Svetlana Smolyaninova mengemukakan kepada Kantor Berita ITAR-TASS bahwa lendakan itu terjadi di dalam stasiun kereta api itu pada pukul 12.45 waktu setempat (15.45 WIB). "Menurut informasi terbaru empat orang tews akibat ledakan itu," kata kantor berita Interfax mengutip pernyataan seorang pejabat kementerian urusan darurat lokal yang tidak disebut namanya. "Sepuluh orang cedera, tetapi jumlah mereka bisa bertambah," kata pejabat kementerian itu. ITAR-TASS memberitakan ledakan itu terjadi dekat detektor metal yang ditempatkan di pintu masuk stasiun kereta api utama kota itu. Kota Volgograd-- yang dikenal sebagai Stalingrad di era Sovyet - pada Oktober diserang oleh seorang wanita pembom bunuh diri yang punya hubungan dengan kelompok garis keras Islam yang memerangi pasukan federal di Kaukasus Utara Rusia yang rawan. Serangan 21 Oktober itu menewaskan enam orang di dalam satu bus yang padat dan segera menimbulkan kekhawatiran keamanan menjelang Olimpiade Musim Dingin 4-23 Februari di Sochi. Kota Laut Hitam itu terletak 690km barat daya Volgograd dan dekat dengan daerah-daerah Kaukasus Utara yang sering dilanda aksi kekerasan seperti Dagestan dan Chechnya yang terjadi hampir setiap hari. Para gerilyawan sedang berusaha memberlakukan negara Islam di seluruh Kaukasus Utara Rusia. Pemimpin mereka Doku Umarov memerintahkan pasukannya menargatkan para warga sipil dekat daerah itu dan mengganggu pertandingan-pertandingan pada Olimpiade itu. Para wanita pembom bunuh diri sering disebut di Rusia sebagai "janda-janda hitam"--wanita yang berusaha melakukan balas dendam atas kematian para anggota keluarga mereka dalam perang di Kaukasus Utara dengan menargetkan para warga sipil Rusia. Para wanita pembom bunuh diri telah meledakkan dua stasiun kereta api metro Moskow pada Maret 2010 yang menewaskan lebih dari 35 orang. (*/WIJ)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026