Logo Header Antaranews Sumbar

Kemensos pastikan kesiapan dana Rp1 triliun untuk Aceh, Sumut, Sumbar

Rabu, 20 Mei 2026 22:43 WIB
Image Print
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (kiri) beserta jajaran dan didampingi Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (tengah kanan) memberikan keterangan pers terkait pembahasan dalam pertemuan mereka di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (20/5/2026). (ANTARA/HO-Humas Kemensos)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Sosial memastikan kesiapan dana bantuan tahap lanjutan senilai lebih dari Rp1 triliun untuk mempercepat pemulihan pascabencana di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa penyaluran penanganan bencana berlanjut, targetnya dimulai pada pekan depan, melalui Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera.

Sebelumnya, Kementerian Sosial menerima penugasan penebalan bantuan berupa dana santunan kematian untuk keluarga korban/ahli waris, dana santunan untuk luka-luka berat senilai Rp 5 juta, lalu ada bantuan stimulan sosial ekonomi, isian rumah, dan jaminan hidup selama tiga bulan.

"Tahap pertama sudah kami salurkan hampir Rp1 triliun, dan minggu depan Insya Allah kami menyalurkan berdasarkan data-data yang terverifikasi dari beberapa kabupaten/kota di Aceh, di Sumatera Utara dan di Sumatera Barat, nilainya lebih dari Rp1 triliun," katanya setelah menerima audiensi Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah di Kantor Kementerian Sosial.

Saifullah menegaskan bahwa seluruh proses pencairan dan penyaluran dana bantuan ini wajib berbasis pada data berjenjang yang diusulkan oleh pemerintah daerah (pemda) masing-masing, kemudian dilakukan verifikasi final oleh Badan Pusat Statistik (BPS) demi menjaga akuntabilitas.

Selain membahas dana bantuan, pertemuan tersebut juga mendiskusikan usulan perluasan cakupan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) bagi masyarakat Aceh yang terdampak langsung oleh bencana alam.

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah berharap usulan Anggaran Belanja Tambahan khusus untuk wilayah Aceh senilai Rp1.039.210.800.000 dapat segera direalisasikan oleh pemerintah pusat guna mendorong pemulihan ekonomi daerah.

"Untuk Aceh ada Rp1 triliun lebih agar secepat mungkin bisa disalurkan, agar mereka di sana bisa mendapatkan dan ada pertumbuhan ekonomi yang cepat di Aceh," kata dia.

Dia mengungkapkan bahwa terjadi penurunan kondisi sosial-ekonomi masyarakat Aceh yang cukup tajam pascabencana banjir dan tanah longsor akhir 2025.

Meski tidak merincikan berapa jumlahnya, Pemerintah Provinsi Aceh memaparkan bahwa ada banyak masyarakat setempat yang sebelumnya berada di kelas ekonomi mapan atau desil 8, 9, dan 10, kini merosot drastis ke desil 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Dampak bencana menyebabkan peningkatan angka kemiskinan di Aceh," ujarnya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemensos pastikan kesiapan dana Rp1 triliun untuk Aceh, Sumut, Sumbar



Pewarta:
Editor: Erie Syahrizal
COPYRIGHT © ANTARA 2026