
Pemkab Tanah Datar siapkan bantuan bajak gratis hingga optimasi lahan untuk lahan terdampak banjir

Batusangkar (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Dinas Pertanian setempat menyiapkan program layanan bajak sawah gratis hingga bantuan optimasi lahan melalui dana APBN untuk lahan pertanian yang terdampak banjir di daerah itu.
"Kami dari Dinas pertanian beserta penyuluh dari Kementerian Pertanian telah melakukan peninjauan ke lokasi banjir yang terjadi pada Selasa, 12 Mei lalu untuk mendata sebelum dilakukan perbaikan atau memulihkan kembali lahan tersebut," kata Kepala Dinas Pertanian tanah Datar Sri Mulyani di Batusangkar Selasa, (19/5).
Dia menjelaskan, dari hasil peninjauan di lapangan, data yang dihimpun oleh petugas di lapangan terdapat 200,20 hektare lahan pertanian dilaporkan rusak, 2300 ekor ternak ayam hanyut, 1 ekor sapi, dan 4 ekor kambing.
Selain lahan pertanian dan peternakan, juga terdapat kerusakan pada infrastruktur pertanian lainnya seperti irigasi tersier, jalan usaha tani, kincir air, dan lainya.
"Dari yang kami lihat tersebut kerusakannya ada kategori sedang dan ada kategori ringan yang hanya dilewati air. Untuk kategori sedang ada program optimasi lahan terdampak bencana dari dana APBN, sementara untuk kategori rusak ringan akan kita lakukan layanan bajak gratis," jelas dia.
Dia menambahkan, tidak hanya bantuan layanan bajak sawah gratis, Pemerintah Kabupaten tanah Datar juga memberikan bantuan bertanam padi, bantuan benih padi, bantuan benih jagung, dan juga bantuan bibit hortikultura.
"Bantuan ini menyesuaikan dengan situasi awalnya, kalau sebelumnya ditanami sawah maka kita bantu membajak sawah dan bantuan bertanam padi, kalau sebelumnya ditanami jagung kita bantu bibit jagung, tergantung situasi awalnya," kata dia.
Bupati Tanah Datar Eka Putra, mengatakan untuk percepatan pemulihan infrastruktur pasca bencana terus dilakukannya dengan berkoordinasi dengan pihak terkait.
"Kami terus melakukan koordinasi intens dengan pemerintah pusat untuk pemulihan pasca bencana ini. Sebelumnya BNPB telah melakukan survei ke lapangan dan kemarin Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat juga telah datang ke Tanah Datar," kata dia.
Pewarta: Etri Saputra
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
