Logo Header Antaranews Sumbar

Wako harapan laga MOS 20 jadi kalender rutin sport tourism di Pariaman

Sabtu, 28 Maret 2026 21:10 WIB
Image Print
Wako Pariaman, Sumbar Yota Balad menendang bola pertanda diresmikannya Laga Sepak Bola MOS 20 Nasional di yang ke-7 usia 45 tahun ke atas di Stadion Mini Persikatim Desa Sikapak Timur, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman. Antara/HO-Diskominfo Pariaman 

Pariaman (ANTARA) - Wali Kota (Wako) Pariaman, Sumatera Barat Yota Balad mengharapkan laga sepak bola Minang Old Star (MOS) 20 Nasional rutin dilaksanakan di daerah itu dan menjadi kalender rutin kegiatan wisata olahraga atau 'sport tourism' guna meningkatkan perekonomian masyarakat melalui sektor tersebut.

"Kegiatan ini serta merta ikut mendukung visi misi kami Balad-Mulyadi dalam memajukan wisata Kota Pariaman melalui 'sport tourism', salah satunya adalah melalui olahraga sepak bola, dan kalau bisa ke depannya MOS ini menjadi 'event' tahunan di Kota Pariaman," kata Yota Balad di Pariaman, Sabtu.

Hal tersebut ia sampaikan saat meresmikan Laga Silaturahmi MOS 20 Nasional yang ke-7 usia 45 tahun ke atas di Stadion Mini Persikatim Desa Sikapak Timur, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sabtu.

Yota menekankan jika kegiatan ini dikemas secara matang sebagai agenda rutin dampaknya akan linear terhadap peningkatan kunjungan wisatawan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Dengan laga tersebut dikemas dengan baik, lanjutnya maka kegiatan itu semakin besar dan semakin dikenal oleh masyarakat luas.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh setiap kegiatan positif yang diselenggarakan di Kota Pariaman tanpa membeda-bedakan latar belakang kelompok.

"Pemerintah Kota Pariaman akan mendukung penuh kegiatan positif dan bermanfaat yang diselenggarakan di Kota Pariaman dan tidak ada kata anak tiri dan anak kandung dalam hal apapun," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sikapak Timur, Syawirman, menjelaskan bahwa MOS 20 merupakan wadah bagi warga Minang di perantauan yang memiliki hobi sepak bola.

“Laga ini merupakan ajang silaturahmi antara perantau berdarah Minang yang hobi dengan sepak bola ataupun pemain bola yang berusia di atas 45 tahun. Saat ini Kota Pariaman tampil sebagai tuan rumah dan bertepatan juga dengan suasana Idul Fitri sehingga momen silaturahmi itu sangat tepat sekali,” ujarnya.

Diketahui turnamen skala nasional ini diikuti oleh enam tim, yakni MOS Pariaman Hijau, MOS Pariaman Putih, MOS Riau, MOS Muaro Bungo, MOS Dharmasraya, dan MOS Padang.

Kehadiran para pemain dari berbagai daerah ini diharapkan mampu menciptakan suasana kebersamaan sekaligus memperkenalkan potensi Desa Sikapak Timur kepada khalayak luas.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026