
Pasaman Barat komit pastikan kebutuhan pangan melalui GMP

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat berkomitmen memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang lebih terjangkau melalui gerakan pangan murah (GMP).
"Selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah ini kita telah mengadakan. Tiga kali gerakan pangan murah yakni di Tandikek Kinali, Giri Maju Luhan Nan Duo dan di Lubuak Landua, Aua Kuniang Pasaman pada Jumat (27/2)," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pasaman Barat Ekadiana Oktavia di Simpang Empat, Senin.
Menurutnya di lokasi gerakan pangan murah itu, antusias masyarakat cukup tinggi karena mereka memperoleh komoditi pangan dengan harga yang murah dibandingkan harga di pasaran.
Melalui kolaborasi antara Pemkab Pasaman Barat, TP PKK, Bank Indonesia Perwakilan Sumbar, Perum Bulog, Kios Partisipasi dan Peternak maka gerakan pangan murah dapat berjalan dengan baik.
Pejabat Wali Nagari (Kepala Desa) Lubuak Landua Aua Kuniang Rilvi Handani mengatakan, gerakan pangan murah yang diadakan sangat membantu warga memperoleh pangan murah.
Dia menyebutkan, saat gelar pangan murah di daerahnya, Pemkab Pasaman Barat menyediakan Beras sebanyak empat ton atau 800 karung, gula pasir 300 kilogram, minyak goreng 300 pcs, cabai 100 pcs, bawang 100 pcs dan telur 100 tray.
Masyarakat memperoleh harga murah karena telah disubsidi oleh pemerintah. Harga Beras menjadi Rp62.000 per karung, gula pasir Rp13.000 per kilogram dan minyak goreng Rp27.000 per dua liter.
Lalu cabai Rp13.000 per pcs, bawang merah Rp13.000 per pcs, dan telur Rp48.000 per tray.
"Pelaksanaan gelar pangan murah di Lubuk Landua berjalan dengan lancar. Mudah-mudahan bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat," harapnya.
Pewarta: Altas Maulana
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
