
TP PKK Pasaman Barat bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Bank Indonesia bersinergi gelar gerakan pangan murah

Simpang Empat (ANTARA) - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Bank Indonesia mengadakan gerakan pangan murah di Kinali, Rabu.
"Gerakan pangan murah ini kita lakukan salam rangka memudahkan masyarakat memperoleh harga pangan murah," kata Ketua TP PKK Pasaman Barat Ny. Sifrowati Yulianto didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ekadiana Oktavia di Simpang Empat, Rabu.
Menurutnya saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan pokok cenderung meningkat.
Seringkali diikuti dengan kenaikan harga di pasaran. Dimana kondisi ini tentu
menjadi perhatian semua pihak.
Untuk itu, kata Sifrowati, pelaksanaan gerakan pangan murah bersubsidi ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta membantu meringankan beban masyarakat.
"Kita sangat mengapresiasi sinergi
antara Pemkab Pasaman Barat, Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Barat, Perum Bulog, kios partisipasi, peternak serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini," ujarnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pasaman Barat Ekadiana Oktavia menambahkan saat gerakan pangan murah di Tandikek Kinali itu pihaknya menyediakan beras sebanyak tiga ton atau 600 karung, gula pasir 300 kilogram, minyak goreng 300 pcs, cabai 100 pcs, bawang 100 pcs dan telur 100 tray.
"Adapun harga untuk semua komoditi telah mendapatkan subsidi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat," katanya.
Dengan adanya subsidi itu maka harga beras menjadi Rp62.000 per karung, gula pasir Rp13.000 per kilogram dan minyak goreng Rp27.000 per dua liter.
Lalu cabai Rp 17.000 per pcs, bawang merah Rp 13.000/pcs dan telur Rp48.000 per tray.
Pihaknya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek dalam menghadapi gejolak harga di bulan Ramadhan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Pasaman Barat.
Pewarta: Altas Maulana
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
