Logo Header Antaranews Sumbar

Unand targetkan kerja sama Bank Muamalat perkuat tridarma PT

Rabu, 25 Februari 2026 18:07 WIB
Image Print
Rektor Universitas Andalas Efa Yonnedi (kiri) menunjukkan kerja sama dengan pihak Bank Muamalat di Kota Padang, Sumatera Barat. ANTARA/HO-Humas Universitas Andalas

Kota Padang (ANTARA) - Universitas Andalas (Unand) Sumatera Barat (Sumbar) menargetkan kerja sama dengan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk dapat memperkuat tridarma perguruan tinggi.

"Kerja sama ini diharapkan dapat diimplementasikan dalam berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa maupun masyarakat," kata Rektor Unand Efa Yonnedi di Kota Padang, Rabu.

Dia mengatakan hal tersebut setelah perguruan tinggi tertua di luar Pulau Jawa itu menandatangani nota kesepahaman dengan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.

Mantan konsultan Bank Dunia itu mengatakan beberapa target dari kerja itu, yakni terbuka peluang magang bagi mahasiswa Unand, khususnya di bidang keuangan syariah.

"Tujuannya agar mahasiswa dapat memperoleh pengalaman langsung di dunia kerja," katanya.

Selain itu, katanya, kerja sama tersebut dapat diwujudkan melalui program kuliah praktisi dengan menghadirkan para banker dari Bank Muamalat.

Langkah ini, ujar dia, untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi itu.

Dalam aspek pengabdian kepada masyarakat, ia menekankan pentingnya peran Bank Muamalat dalam mendukung tanggung jawab sosial dan moral untuk pengembangan pendidikan di Indonesia, termasuk melalui kegiatan pengabdian masyarakat di daerah terdampak bencana.

"Kerja sama ini diharapkan dapat dikembangkan ke arah program-program yang berkaitan dengan bidang bisnis dan kewirausahaan sehingga memberikan manfaat timbal balik bagi kedua belah pihak," ujarnya.

Branch Manager Bank Muamalat Muhammad Taufik mengatakan kerja sama dengan Unand merupakan langkah strategis bagi kedua belah pihak. Pada kesempatan itu, Bank Muamalat telah menyalurkan bantuan kebencanaan sebesar Rp120 juta kepada 40 penerima manfaat, dan kembali berencana menambah kuota penerima bantuan.

"Penandatanganan kerja sama ini sekaligus serah terima program kemaslahatan 2025 berupa program pemulihan dan dukungan pendidikan bagi daerah terdampak bencana di provinsi setempat," ujarnya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026