
Malaysia jadikan Indonesia mitra strategis pengembangan pendidikan

Kota Padang (ANTARA) - Pemerintah Malaysia melalui Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia menjadikan Indonesia sebagai salah satu mitra strategis dalam hal pengembangan pendidikan tinggi.
"Indonesia merupakan mitra strategis bagi Malaysia dalam pengembangan pendidikan tinggi," kata perwakilan Education Malaysia Global Services, Malaysia, Megat Muhammad Samsul dalam kunjungannya ke Kota Padang, Selasa.
Samsul menyebutkan lebih dari 100 ribu alumnus Indonesia telah menempuh pendidikan di Malaysia. Hal ini mencerminkan kuatnya hubungan kedua negara di sektor pendidikan tinggi.
Education Malaysia Global Services merupakan lembaga di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia yang berperan sebagai jembatan kerja sama antara universitas asal Malaysia dengan institusi luar negeri. Selain itu, lembaga tersebut juga diberi mandat oleh kabinet untuk mengelola dan mempercepat proses visa pelajar internasional yang dapat diselesaikan dalam waktu dua hingga lima hari kerja.
Ia menyebutkan dari sekitar 400 universitas di Malaysia hanya 300 lebih yang diizinkan menerima mahasiswa internasional, setelah melalui proses seleksi ketat terkait fasilitas dan kualitas program.
Malaysia tidak menjadikan peringkat sebagai indikator utama melainkan lebih pada kualitas dan perkembangan mahasiswa. Oleh karena itu, kerja sama yang dibangun tidak hanya sebatas lembaran kertas MoU namun lebih kepada dampak nyata dari kerja sama, ujar dia menegaskan.
Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan pemerintah daerah berkomitmen mendorong generasi muda untuk menempuh pendidikan di luar negeri melalui program beasiswa.
"Kami ingin membuka peluang lebih besar bagi anak-anak terbaik Kota Padang untuk berkuliah di luar negeri, termasuk melalui skema double degree dan co-funding," ujarnya.
Senada dengan itu, Rektor Universitas Andalas Efa Yonnedi mengatakan perguruan tinggi tertua di luar Pulau Jawa tersebut telah menjalin kerja sama dengan 30 universitas dan industri di Malaysia. Bentuk kolaborasi tersebut meliputi riset bersama, kunjungan profesor hingga kerja sama fakultas termasuk dengan University of Malaya pada bidang kedokteran.
"Kerja sama yang sudah terjalin ini tentu bisa kita tingkatkan lagi, tidak hanya antaruniversitas tetapi juga melibatkan pemerintah daerah dan mitra internasional sebagai showcase penguatan pendidikan tinggi," kata Efa.
Menurutnya, penguatan poros ASEAN dalam internasionalisasi pendidikan sangat penting. Kedekatan geografis menjadi peluang besar untuk mendorong mobilitas mahasiswa yang lebih intens di kawasan itu. Beberapa skema yang didorong antara lain joint degree, double degree, credit earning selama satu semester hingga satu tahun, program internship, serta kuliah kerja nyata internasional.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Malaysia jadikan Indonesia mitra strategis pengembangan pendidikan
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
