Lubukbasung (ANTARA) - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat sebanyak 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah itu telah beroperasi dalam melayani makanan bergizi gratis untuk 63.861 siswa.
"28 SPPG itu beroperasi di 14 dari 16 kecamatan di Agam," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam Rosva Deswira di Lubuk Basung, Selasa.
Ia mengatakan dua kecamatan yang belum memiliki SPPG tersebut yakni Kecamatan Matur dan Malalak.
Sementara 14 kecamatan lainya sudah ada dan beroperasi semenjak beberapa bulan lalu.
"Untuk Kecamatan Palupuh hanya ada satu SPPG di Nagari Pasia Laweh," katanya.
Ia menambahkan ke 28 SPPG tersebut melayani 63.861 siswa dan siswi di 14 kecamatan tersebut.
Di Agam, tambahnya target SPPG 55 unit tersebar di 16 kecamatan dan target sebelumnya hanya 34 SPPG.
"Masih kurang 27 SPPG lagi dan berharap dalam waktu dekat sudah berdiri seluruh SPPG di Agam," katanya.
Ia mengakui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam terus melakukan pengawasan bahan pangan segar berupa sayur, bawang pray, tomat dan buah-buahan yang diolah SPPG tersebut.
Pengawasan dilakukan secara berkala agar bahan pangan yang diolah tidak terkontaminasi dengan formalin, partisipasi dan bahan berbahaya lainnya.
"Ini untuk memastikan bahan pangan yang diolah tidak terkontaminasi dengan formalin, partisipasi dan bahan berbahaya lainnya yang bisa berdampak terhadap kesehatan," katanya.
