Padang, Sumbar (ANTARA) - Sanduak (sendok dari batok kelapa) masih diminati oleh sebahagian besar masyarakat kota padang, ditengah menjamurnya alat-alat dapur hasil produksi pabrik. Lismira, pedagang saduak di Pasar Raya Padang, Rabu (21/11) mengatakan banyak pedagang yang menjual alat-alat dapur, mulai dari alat yang tradisional sampai ke alat-alat yang sudah dibuat secara modern, sanduak merupakan salah satu alat dapur yang cukup laris. Bahkan Lismina mengaku, ada beberapa konsumen yang membeli sanduak untuk keperluan dapur mereka di Jakarta. Mereka membeli palingsedikit lima buah sendek, kata ibu rumah tangga paruh baya ini.Dia mengatakan, sanduak merupakan alat dapur yang sangat dibutuhkan di Kota Padang, karena setiap mengadakan pesta, untuk memasak gulai biasanya warga menggunakan sanduak. Sanduak yang biasa digunakan untuk memasak gulai cubadak (nangka) dan menanak nasi tersebut rata-rata dijual dengan harga Rp15 000 perdua buah.Sanduak yang dia jual, kata Lismira, dipasok dari Lubuk Minturun Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Sanduak yang saya jual diantar seorang ibu-ibu duakali dalam sebulan. Biasanya dipasok satu ikat yang berisi sepuluah sannduak. Tapi kalau sanduak di lapak saya masih banyak, saya hanya membeli lima ujur wanita ini sabil melayani pembeli. (mg/wij)
Sebagian Besar Warga Padang Masih Gunakan "Sanduak"
"Sanduak"
