Solok (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, Sumatera Barat mengharapkan normalisasi Sungai Batang Lembang di Nagari (Desa) Salayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok mampu mencegah banjir di daerah itu.
Wakil Bupati Solok Candra di Solok, Senin, mengapresiasi pemerintah pusat, khususnya Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda yang telah memperjuangkan proyek normalisasi Sungai Batang Lembang.
"Proyek pengendalian banjir Sungai Batang Lembang sangat berdampak positif bagi masyarakat, terutama di sepanjang aliran sungai," ujar dia.
Pemerintah Kabupaten Solok berharap pembangunan mampu mengurangi risiko banjir yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan utama masyarakat setempat.
“Atas nama Pemkab Solok, kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Zigo yang telah membantu merealisasikan proyek ini melalui kementerian terkait dengan kewenangan beliau di pusat," ujar dia.
Ia menyebut proyek tersebut membantu warga, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.
Bahkan, sebelumnya ada sawah warga terdampak, termasuk sekolah yang terkena imbas luapan Sungai Batang Lembang.
Ia mengatakan terkait dengan sisa lahan yang belum dikerjakan hingga batas Kota Solok, bahwa masyarakat setempat telah menyatakan kesiapan jika lahan mereka diperlukan untuk kepentingan pembangunan.
“Melalui keterangan camat, wali nagari, dan KAN, masyarakat sudah bersedia jika ada lahannya yang terpakai nantinya. Ini bentuk dukungan luar biasa demi keselamatan bersama,” ujar dia.
Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan upaya percepatan pembangunan pengendalian banjir di sepanjang aliran Sungai Batang Lembang.
“Kita akan terus maksimalkan untuk sisa sepanjang jalur Batang Lembang di Nagari Salayo sampai batas kota, dan juga yang berada di kawasan Kota Solok," ujar dia.
Ia menyebutkan saat ini yang sedang dilaksanakan di Kabupaten Solok menggunakan anggaran sekitar Rp48,6 miliar, sedangkan sisa pekerjaan sampai perbatasan kota, menurut perhitungan teknis sementara membutuhkan sekitar Rp80 miliar.
Ia meminta dukungan masyarakat agar seluruh proses normalisasi sungai itu berjalan lancar.
Apalagi, kata dia, hal ini menyangkut lahan pertanian warga serta berdampak pada ketahanan pangan.
Sebelumnya, telah dilakukan peninjauan progres pengerjaan proyek pengendalian banjir Sungai Batang Lembang di Nagari Salayo, Kecamatan Kubung, Minggu (23/11).
Peninjauan tersebut untuk memastikan pengerjaan berjalan sesuai target, sekaligus menjawab kebutuhan warga terhadap penanganan banjir yang lebih komprehensif.
