Unand raih 10 penghargaan hilirisasi riset berdampak ekonomi

id UNAND,universitas andalas,hilirisasi riset unand,berita unand

Unand raih 10 penghargaan hilirisasi riset berdampak ekonomi

Direktur Kerja Sama dan Hilirisasi Riset UNAND Muhammad Makky (pakai almamater) menerima penghargaan dari Asian Association of Business Incubation (AABI) dan Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI). Antara/HO-Humas Universitas Andalas

Padang (ANTARA) - Universitas Andalas (Unand), Sumatera Barat, berhasil raih 10 penghargaan dari Asian Association of Business Incubation (AABI) dan Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI) terkait penguatan hilirisasi riset menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

"Prestasi ini menunjukkan Unand tidak hanya unggul dalam menghasilkan riset, tetapi juga dalam menyalurkan hasil riset tersebut menjadi solusi nyata dan berdampak bagi masyarakat," kata Direktur Kerja Sama dan Hilirisasi Riset Unand Muhammad Makky di Padang, Kamis.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi bukti nyata perguruan tinggi tertua di luar Pulau Jawa itu berhasil mengembangkan ekosistem kewirausahaan dan memperkuat hilirisasi hasil riset menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

Muhammad Makky mengatakan keberhasilan perusahaan rintisan atau startup binaan Unand menembus pasar ekspor dan meraih pendanaan berkelanjutan membuktikan ekosistem inovasi kampus itu semakin matang dan berdaya saing.

Ia mengatakan penghargaan dari AABI dan AIBI ini menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring kolaborasi internasional, memperkuat model bisnis berbasis riset, serta mendorong lebih banyak mahasiswa dan dosen terlibat dalam program kewirausahaan.

"Inkubasi bisnis Unand akan terus menjadi wadah strategis dalam menjembatani hasil penelitian dengan kebutuhan pasar. Kami ingin menjadikan Unand sebagai pusat unggulan hilirisasi riset dan pengembangan startup," ujarnya.

Dari 180 inkubator bisnis di Indonesia yang berpartisipasi dan lebih dari 12.000 startup anggota AIBI, inkubasi bisnis Unand berhasil mencatatkan pencapaian positif.

Unand berhasil meraih juara pertama kategori startup unggulan (omzet di atas Rp5 miliar rupiah) melalui AppSkep Indonesia yang dibina langsung oleh inkubasi bisnis Unand.

Kemudian, juara tiga untuk kategori inkubator bisnis berkembang yaitu inkubasi bisnis Unand yang dinilai mampu membina tenant hingga menembus pasar ekspor. Selanjutnya, empat perusahaan rintisan kategori berkembang (sudah ekspor) yakni CV Warisan Nusantara Indoraya, CV Surya Agro Nusantara, CV Nagi Sipadeh dan CV Niranta.

Terakhir, empat perusahaan rintisan kategori pemula prospektif yang berhasil meraih pendanaan dari investor selama dua tahun berturut-turut yakni Mojao Art, PT Pinseka Berkah, Alokop.id dan Showroom TuanCrab.

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.