Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Pasaman ajukan Rp8 miliar revitalisasi sekolah ke Pusat

Selasa, 6 Mei 2025 14:38 WIB
Image Print
Salah satu gedung sekolah di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat yang rusak ditimpa pohon beberapa waktu lalu.ANTARA/Heri Sumarno

Lubuk Sikaping (ANTARA) - Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat mengajukan anggaran Rp8 miliar ke pemerintah pusat untuk revitalisasi sejumlah sekolah yang alami kerusakan.

Pelaksana tugas (Plt) Dinas Pendidikan Kabupaten Pasamam Gunawan di Lubuk Sikaping, Selasa mengatakan revitalisasi sekolah ini dapat terlaksana di tahun 2025 ini.

"Sudah kita ajukan ke pemerintah pusat sekitar Rp8 miliar untuk anggaran revitalisasi sejumlah sekolah ditahun ini," terang Gunawan.

Gunawan menyampaikan revitalisai gedung sekolah ini sangat penting dilakukan mengingat kerusakan yang sangat perlu dibangun.

"Kondisi gedung sekolah bermacam-macam, mulai alami kerusakan akibat dimakan usia (rapuh). Kemudian perlu penambahan gedung, banguan rusak karena bencana alam dan lainnya," tambahnya.

Anggaran revitalisasi ini sengaja diajukan ke pemerintah pusat (Kemdikbud) karena keterbatasan dana APBD Pemkab Pasaman.

"APBD Pemkab Pasaman tidak memadai untuk revitalisasi sekolah yang butuh biaya besar. Makanya besar harapan kami dapat dibantu oleh pemerintah pusat," katanya.

Ia mengatakan sekolah yang bakal direvitalisasi tahun ini mulai dari tingkat TK, SD hingga SMP sebanyak 16 sekolah.

"Untuk revitalisasi sekolah TK sebanyak 1 buah, SD sebanyak 10 buah dan SMP sebanyak 5 buah dengan total 16 buah," katanya.

Sementara dari APBD Pemkab Pasaman sudah dialokasikan anggaran pendidikan gratis 12 tahun sekitar Rp12,1 miliar.

Pendidikan gratis merupakan program unggulan Pemkab Pasaman yang sudah tertuang di dalam RPJMD.

"Pemkab Pasaman bertekad wujudkan generasi unggul berakhlak mulia, cerdas dan sehat. Saat ini tengah berupaya keras untuk mempersiapkan generasi unggul atau Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik. Makanya kita program pendidikan gratis," katanya.

Alokasi anggaran pendidikan gratis kata dia yang bersumber dari APBD terletak pada Dinas Pendidikan dan Bagian Kesra Pemkab Pasaman.

"Kalau untuk jenjang SMA dan SMK, anggarannya di Dinas Pendidikan sekitar Rp8,6 miliar. Kemudian untuk jenjang Madrasah Aliyah (MA) dan MTs di bagian Kesra Pemkab Pasaman sekitar Rp3,5 miliar. Jadi totalnya sekitar Rp12,1 miliar," tambahnya.

Dengan alokasi anggaran itu kata dia tidak ada lagi pungutan SPP diseluruh sekolah didaerah Kabupaten Pasaman.

"Anggarannya sudah kita siapkan. Ini program prioritas kita dari dulu. Sehingga para orangtua tidak lagi dibebankan pada biaya SPP anak disekolah," pungkasnya.



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026