Pemkot Pariaman kucurkan Rp10 miliar pada 2025 guna pertahankan UHC

id Pemkot Pariaman,Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Sumbar,Universal Health Coverage

Pemkot Pariaman kucurkan Rp10 miliar pada 2025 guna pertahankan UHC

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Sumbar, Rio Arisandi. ANTARA/Aadiaat M. S. 

Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat mengucurkan sekitar Rp10 miliar pada 2025 untuk pembayaran premi kepesertaan warga setempat di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan guna mempertahankan Universal Health Coverage (UHC) yang diraih semenjak beberapa tahun terakhir.

"Pemkot Pariaman berkomitmen melanjutkan program ini, jadi seluruh warga Pariaman sudah ditanggung asuransi kesehatannya melalui BPJS Kesehatan," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman Rio Arisandi di Pariaman, Selasa.

Ia mengatakan anggaran sekitar Rp10 miliar tersebut digunakan untuk pembayaran premi kepesertaan warga dengan ekonomi lemah yang tidak masuk ke dalam daftar penerima bantuan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi di BPJS Kesehatan.

Sedangkan warga ekonomi mampu atau pegawai didorong untuk membayar preminya secara mandiri atau melalui tempat yang bersangkutan bekerja.

Ia menyampaikan dengan Pariaman telah UHC semenjak beberapa tahun lalu maka seluruh warga di daerah itu datang ke fasilitas kesehatan untuk berobat cukup membawa KTP.

"Respon masyarakat dengan Pariaman UHC sangat positif sekali, mereka berharap program ini dilanjutkan," katanya.

Ia menyampaikan Pemkot Pariaman akan terus meningkatkan pelayanan kesehatan karena aspek tersebut merupakan kebutuhan penting dalam kehidupan.

Sebelumnya, Kota Pariaman, Sumatera Barat kembali menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) kategori Utama karena seluruh warga di daerah itu terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Pencapaian ini diraih karena masyarakat Kota Pariaman yang terdaftar dalam program JKN mencapai sempurna atau seratus persen dari total populasi penduduk yang mencapai 99.484 jiwa per Januari 2024," kata Penjabat Walikota Pariaman Roberia di Pariaman.

Ia mengatakan dengan tingginya kepesertaan JKN tersebut maka seluruh warga Pariaman telah memiliki perlindungan mengakses layanan kesehatan dalam beberapa tahun terakhir bahkan mendapatkan penghargaan UHC dua tahun berturut-turut.

Roberia menyampaikan Pemerintah Kota Pariaman akan terus berkomitmen mempertahankan cakupan kepesertaan 100 persen tersebut serta meningkatkan tingkat keaktifan peserta yang saat ini baru 88 persen.