Logo Header Antaranews Sumbar

Sinar Mas Bantah Bakar Hutan di Sumatera

Sabtu, 22 Juni 2013 20:12 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Managing Director Sinar Mas Gandi Sulistiyanto membantah perusahaannya membakar hutan untuk pembukaan lahan sawit di Sumatera yang asapnya menyebar sampai ke wilayah Singapura dan Johor Bahru, Malaysia. "Kami tidak melakukan pembakaran hutan karena telah menerapkan 'zero burning policy' sejak 1996. Kami terbuka dan mempersilakan pihak-pihak yang berwenang untuk datang dan melakukan investigasi bersama," kata Gandi Sulistiyanto dihubungi di Jakarta, Sabtu. Sulis mengatakan pilar usaha Sinar Mas yaitu Golden Agri Resources (GAR) yang berkantor pusat di Singapura, PT Smart Tbk berkantor pusat di Jakarta dan Asia Pulp and Paper (APP) berkantor pusat di Jakarta, tidak melakukan kegiatan pembakaran lahan. Menurut Sulis, sebagai perusahaan yang peduli dan memiliki tanggung jawab sosial, pihaknya telah mengerahkan dan terus mendukung upaya serta usaha untuk memadamkan kebakaran, berkolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan terkait. "Upaya pemadaman juga dilakukan bersama pasukan Manggala Agni yang terdiri atas komponen Kementerian Kehutanan, perusahaan, masyarakat dan komponen lainnya," tuturnya. Sulis memastikan tidak ada satu pun titik api yang ditemukan dalam area perkebunan Sinar Mas yang bernaung di bawah GAR dan PT Smart Tbk. Sedangkan di lahan PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk --unit usaha APP-- ditemukan 75 titik api di wilayah Riau yang terjadi akibat lompatan api karena anomali cuaca yaitu Syclon Leppi, sebagaimana disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). "Hutan Tanaman Industri yang berada di wilayah konsesi pemasok PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk merupakan sumber utama bahan baku produksi yang tidak mungkin sengaja dibakar," katanya. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026