Logo Header Antaranews Sumbar

RAPP dan Sinar Mas Siramkan 160.000 Liter Air

Kamis, 27 Maret 2014 13:51 WIB
Image Print

Pekanbaru, (Antara) - Helikopter bantuan dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) serta Sinar Mas Grup telah menyiramkan lebih 160 ribu liter air melalui operasi bom air (water bombing) guna mengatasi kebakaran lahan dan hutan di Provinsi Riau. Data Satgas Penanggulangan Bencana Kabut Asap Riau yang diterima Antara, Kamis, menyebutkan, untuk dua helikopter bantuan Sinar Mas Grup sepanjang Maret telah membantu upaya pemadaman di sejumlah lokasi kebakaran lahan. Totalnya menurut data tersebut, ada sebanyak 146.500 liter air yang telah dijatuhkan ke sejumlah kawasan lahan terbakar itu. Upaya bom air dilakukan oleh dua helikopter Sinar Mas Grup di sejumlah wilayah kabupaten/kota meliputi Kabupaten Pelalawan, Bengkalis, Siak, dan beberapa daeraj lainnya. Sementara itu, helikopter bantuan dari PT RAPP hanya melakukan beberapa kali tindakan water bombing saja dengan kapasitas total 28 ribu liter. Perusahaan ini hanya fokus pada upaya pemadaman di lokasi dekat area hutan tanam industri yang digarapnya saja. Satelit NOAA 18 milik Amerika Serikat mendeteksi 118 titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera dan terbanyak masih di Provinsi Riau dengan jumlah mencapai 68 titik. "Untuk titik panas terbanyak di Riau berada di Kota Dumai yakni 21 titik," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Said Saqlul Amri kepada pers di Pekanbaru, Kamis. Data BPBD menyebutkan, hotspot juga terpantau berada di Kabupaten Bengkalis dengan jumlah mencapai 20 titik, kemudian di Siak terdapat tujuh titik. Sementara itu di Kabupaten Rokan Hilir dan Meranti masing-masing terdeteksi ada enam titik panas, dan di Pelalawan empat hotspot. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026