Kesal kalah judi ludo, leher teman sendiri digorok

id judi ludo,polres pasaman barat,tindak kejahata

Kesal kalah judi ludo, leher teman sendiri digorok

ilustrasi (AntaraNews/Diasty Surjanto)

Simpang Empat (ANTARA) - Seorang anggota Koperasi Simpan Pinjam Sigodang Hulu Jaya Jambak Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Agus Salim Ritonga (26) bersimbah darah karena lehernya menyayat oleh temannya sendiri di Koto Baru Kecamatan Luhak Nan Duo, Senin (12/7) malam.

"Leher korban digorok oleh temannya bernama Dedy Dwi Saputra Hutabarat (22) menggunakan pisau cutter ketika korban memboncengi pelaku menggunakan sepeda motor," kata Kepala Polres Pasaman Barat AKBP Sugeng Hariyadi melalui Kepala Polsek Pasaman Iptu Rosminarti di Simpang Empat, Selasa.

Ia mengatakan diduga pelaku nekat menyayat leher korban karena sering kalah main judi ludo menggunakan telepon genggam. Pelaku kemudian kabur dengan membawa sepeda motor korban.

Akibat sayat tersebut, korban mengalami luka robek di leher sehingga tidak bisa berbicara setelah mendapat pertolongan pertama di RSUD Jambak Korban dirujuk ke RS Yarsi Simpang Empat.

Menurutnya warga, yang juga saksi, Nasral dan Yaldi pada Senin (12/7) sekitar pukul 20.15 WIB melihat korban berjalan sempoyongan dari arah rajang (Jembatan Gantung) Lubuak Pinyangek menuju jalan belakang kantor Wali Nagari Koto Baru sudah dalam keadaan leher berdarah.

Melihat korban bersimbah darah, mereka langsung menolong dan membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah Jambak Pasaman Barat dan kemudian dirujuk ke RS Yarsi Simpang Empat.

Mendapatkan informasi itu, personil gabungan Polres dan Polsek Pasaman mendatangi dan menyisir lokasi pertama kali korban ditemukan oleh warga.

Saat itu tidak ditemukan sepeda motor milik korban di sekitar lokasi tempat kejadian. Kemudian berselang tiga jam sekitar pukul 23.00 WIB berdasarkan petunjuk saksi dan keterangan di lokasi maka pelaku berhasil diamankan di Rambah Jorong IV Koto Kecamatan Kinali oleh Tim Opsnal Polsek Pasaman dibantu Opsnal Polres Pasaman Barat.

"Motif pelaku adalah pencurian dengan kekerasan karena dendam kepada korban sering kalah main judi ludo. Saat ini pelaku sudah diamankan dan sedang menjalani proses hukum lebih jauh," katanya. (*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.