Pasaman Turunkan Tim Evakuasi Banjir ke Dua Kecamatan

id Pasaman Turunkan Tim Evakuasi Banjir ke Dua Kecamatan

Lubuk Sikaping, Sumbar (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman, Sumbar, menurunkan sejumlah personel untuk mengidentifikasi dan lakukan evakuasi pada lokasi banjir di Kecamatan Rao Selatan dan Mapattunggul Selatan. "Banjir mengahantam dua perkampungan warga pada dua kecamatan di Pasaman yang terjadi setelah curah hujan tinggi di kawasan itu pada Kamis (1/10) malam," kata Kepala BPBD Pasaman M Nasir, Jumat (2/11). Dia mengatakan, berdasarkan instruksi Bupati Pasaman Benny Utama, tim yang anggotanya dari berbagai instansi seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Kesehatn, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, dan BPBD langsung terjun ke lokasi untuk menghitung kerugian akibat banjir. "Saat ini tim telah berangkat menuju ke Mapattunggul Selatan membawa sejumlah perlengkapan, termasuk alat berat dan berbagai keperluan yang dibutuhkan," kata dia. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun belum dipastikan berapa kerugian yang ditimbulkan. Dia mengimbau warga agar tetap waspada terhadap berbagai kemungkinan buruk yang bisa terjadi mengingat curah hujan masih tinggi dan melanda Kabupaten Pasaman. Wali Nagari Tanjung Betung Abdul Haris mengatakan, banjir yang terjadi di kenagarian tersebut telah memutuskan akses jalan menuju ke Mapattunggul Selatan. Berdasarkan keterangan masyarakat setempat, banjir di dua kecamatan tersebut merendam puluhan hektare sawah dan ladang milik warga. Selain itu, banjir besar akibat meluapnya air sungai tersebut juga menggenangi dua rumah di Sawah Torok, Nagari (desa adat) Tanjung Betung Kecamatan Rao Selatan. "Banjir telah memutuskan akses jalan menuju ke Mapattunggul Selatan, saat ini hanya kendaraan roda dua yang bisa memasuki wilayah tersebut, katanya. (*/zik/wij)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar