Peduli lingkungan, TNI sisir Sungai Batanghari dan tanam pohon

id Sungai Batanghari,Hari Juang TNI ,Tanam Bibit Pohon

Peduli lingkungan, TNI sisir Sungai Batanghari dan tanam pohon

Dandim 0310 Dwi Putranto (kiri) menyisir Sungai Batanghari perbatasan Sumbar-Jambi tepatnya di Nagari Simalidu, Kecamatan Koto Salak, Kabupaten Dharmasraya, Kamis (18/12). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati hari Juang TNI ke-74 dengan tema "Dedekasi kita untuk Sungai Batanghari demi NKRI". (ANTARA SUMBAR/Ilka Jensen)

Pulau Punjung (ANTARA) - Kodim 0310 Sawahlunto Sijunjung Dharmasraya (0310/SSD), Sumetara Barat (Sumbar), menyisir aliaran sungai Batanghari dan menggelar aksi tanam pohon dalam rangka memperingati Hari Juang TNI ke-74 dengan tema "Dedikasi kita untuk Sungai Batanghari demi NKRI".

Titik lokasi yang menjadi aksi peduli lingkungan TNI dipusatkan di Sungai Batanghari di Nagari (Desa Adat) Simalidu, Kecamatan Koto Salak, Kabupaten Dharmasraya yang berbatasan langsung antara Sumbar-Jambi.

"Kegiatan ini dalam rangka memperingati hari Juang TNI, sebelumnya sudah dilakukan di dua wilayah teritorial Kodim 0310, Sawahlunto dan Sijunjung. Untuk di Dharmasraya, kita gelar kegiatan yang mengarah pada perhatian untuk Sungai Batanghari," kata Dandim 0310/SSD Dwi Putranto di Pulau Punjung, Rabu.

Ia mengatakan yang dilakukan TNI merupakan langkah awal dalam mengedukasi masyarakat bahwa untuk menjaga kelestarian Sungai Batanghari harus dilakukan bersama.

Menurut dia komitmen tersebut harus dibangun dari sekarang dengan mendorong masyarakat di sepanjang aliran Sungai Batanghari ikut berperan dalam menjaga lingkungan.

"Pohon yang kita taman hari ini mungkin jumlahnya hanya puluhan batang saja, namum poinnya tidak disana, tapi bagaimana memotivasi masyarakat untuk secara bersama menjaga kelestarian Sungai Batanghari ke depan, karena yang bisa kita selamatkan adalah masa akan datang," katanya.

Sementara dalam patroli air penyisiran lebih dilakukan sepanjang kurang lebih lima kilometer untuk melihat titik-titik rawan di perbatasan aliran Sungai Batanghari antara Sumbar dan Jambi.

TNI juga menabur tanaman eceng gondok untuk meminimalisir dapat merkuri yang terpapar di aliran sungai.

Sementara, Camat Koto Salak Syarbaini mengapresiasi aksi perduli Sungai Batanghari yang dilakukan TNI.

Menurut dengan dipilih Nagari (Desa Adat) Simalidu menjadi pusat kegiatan dalam rangka peringatan Hari Juang TNI tentu menjadi kesan tersendiri bagi masyarakat.

"Info dari masyarakat tidak ada atensi dari lembaga terhadap masyarakat Simalidu selama ini, dan hari ini TNI menggelar aksi yang cukup bermanfaat dan masyarakat tentunya berterima kasih," katanya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar