Polisi Agam laksanakan upacara pedang pora sambut-lepas kapolres

id berita sumbar,sumbar terkini,berita agam,polres agam

Polisi Agam laksanakan upacara pedang pora sambut-lepas kapolres

Upacara pedang pora untuk melepas Kapolres Agam lama AKBP Ferry Suwandi di Mako Polres itu, Jumat (20/9). (Antara Sumbar/ Yusrizal)

Lubukbasung (ANTARA) - Kepolisian Resor Agam, Sumatera Barat menggelar upacara pedang pora untuk menyambut AKBP Dwi Nur Setiawan sebagai Kapolres baru dan melepas Kapolres lama AKBP Ferry Suwandi ke jabatan baru sebagai Kapolres Solok di Mako Polres setempat, Jumat.

Setelah upacara pedang pora, AKBP Ferry Suwandi beserta istri diantar secara bersama-sama ke mobil dinas Polres Solok.

Waka Polres Agam, Nasir di Lubukbasung, Jumat, mengatakan untuk Kapolres baru dilakukan upacara gerbang pora dan pelepasan Kapolres lama dengan upacara payung pora.

"Kegiatan itu sengaja digelar dalam memberikan penghargaan kepada Kapolres lama dan Kapolres baru. Kita juga menyambut Kapolres baru dengan kesenian tradisional dan pengalungan bunga," katanya.

Ia mengatakan, kegiatan yang digelar itu merupakan inovasi untuk memberikan penghargaan kepada Kapolres lama dan Kapolres baru.

Ke depan, kegiatan itu bakal digelar setiap serah terima pimpinan Kapolres itu.

"Kita akan memberikan yang terbaik dan kesenian tradisional yang ditampilkan akan diperbanyak," katanya.

Sementara itu, AKBP Ferry Suwandi mengucapkan terimakasih kepada anggota yang telah melakukan kerjasama dan telah memberikan dukungam selama 2,6 tahun menjalankan tugas di Polres Agam.

"Saya berharap kerjasama dan dukungan itu dilanjutkan ke Kapolres Baru, sehingga Polres Agam akan lebih baik lagi," katanya.

Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan berharap dukungan dari perwira dan anggota dalam menjalankan tugas kedepan.

Pihaknya akan melanjutkan semua program kerja dari Kapolres lama.

"Apa yang diberikan ke Kapolres lama bisa diberikan pada saya dalam menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar