Logo Header Antaranews Sumbar

SD di Solok Selatan Dikupak Maling

Sabtu, 14 Desember 1901 03:53 WIB
Image Print

Padang Aro, (Antara) - Sekolah Dasar (SD) Negeri 18 Sungai Lambai, Kabupaten Solok Selatan dikupak maling dan berhasil membawa satu unit komputer lengkap dan laptop. Kapolsek Sangir AKP Indra Junaidi di Padang Aro, Rabu, mengatakan, waktu pencurian ini diperkirakan Selasa (19/3) tengah malam dan pelaku diperkirakan lebih dari satu orang. "Pelaku masuk ruangan kantor SD tersebut dengan merusak pintu masuk selebar 19 centimeter dan tidak mungkin bisa masuk orang dewasa," katanya. Ia mengatakan, Setelah pintu depan dirusak kemudian pintu belakang dibuka secara baik-baik karena hanya dikunci dari dalam. "Kita sedang menyelidiki dan mempelajari kasus pencurian ini. Sementara belum ditetapkan tersangkanya," ujarnya. Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Sangir Zulkarnain didampingi Kepala SDN 18 Sungai Lambai Gushendri Yenti mengatakan, pencurian ini diketahui pertama kali oleh penjaga sekolah Sumarno ketika ingin membersihkan ruangan sekitar pukul 05.30 WIB. "Penjaga sekolah tersebut memang setiap pagi membuka semua ruangan untuk dibersihkan sebelum proses belajar mengajar dimulai," katanya. Ia mengatakan, mengetahui pintu kantor dirusak, sumarno lansung menghubungi kepala sekolah guna memberitahukan. "Saat masuk ruangan semua laci di kantor tersebut sudah berantakan tetapi yang hilang hanya satu set Komputer dan laptop serta arsip yang berisikan data para guru dan siswa. Selain itu dalam arsip tersebut katanya, juga ada ijazah Diploma Dua (D2) kepala sekolah sedangkan soal ujian siswa tidak hilang. Ia menyebutkan, akibat kejadian ini pihak sekolah mengalami kerugian sekitar Rp15 juta termasuk untuk perbaikan pintu. "Tapi yang paling penting dibawa maling tersebut yaitu data guru serta murid tersebut karena kita terpaksa harus mebuatnya kembali," katanya. Ia menambahkan, pencurian ini tidak mempengaruhi para siswa yang mengikuti ujian sekolah. (**/rik/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026