Logo Header Antaranews Sumbar

Agam pastikan pembangunan Flyover Padang Lua tidak relokasi pedagang

Jumat, 5 Juni 2026 17:17 WIB
Image Print
Bupati Agam Benni Warlis memberikan paparan terkait rencana Flyover Padang Lua di Padang, Jumat (5/6/2026). ANTARA/Muhammad Zulfikar

Padang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) memastikan pembangunan Flyover Padang Lua dilaksanakan tanpa relokasi pasar ataupun pemindahan pedagang secara permanen mengingat lokasi tersebut menjadi salah satu pusat ekonomi masyarakat setempat.

"Ada pertimbangan ekonomi sebab terdapat transaksi senilai Rp4 miliar per hari di Pasar Padang Lua tersebut," kata Bupati Agam Benni Warlis di Padang, Jumat.

Bupati mengatakan Pasar Padang Lua bukan hanya pasar masyarakat Kabupaten Agam saja, melainkan juga terdapat pedagang dari Solok maupun Kabupaten Limapuluh Kota di lokasi tersebut.

Sebagai solusi yang konstruktif, ujar dia, aktivitas jual beli di Pasar Padang Lua akan tetap berjalan dengan tidak merelokasi, tetapi hanya menggeser posisi berjualan para pedagang dalam lingkup pasar.

"Yang penting masyarakat di pasar itu tidak terganggu, hanya ditata saja di sana," ujar dia.

Penataan tersebut dilakukan pula dengan memanfaatkan lahan PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang cukup luas di lokasi pasar sehingga dapat menjadi ruang pemindahan pedagang dari depan ke belakang.

Sementara itu, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas II Padang Hendrialdi mengatakan untuk lahan kereta api yang terdampak yang pembangunan Flyover Padang Lua, pihaknya akan menyesuaikan dengan posisi lahan yang ada.

Terkait luas lahan kereta api di lokasi pasar, ia menyampaikan terdapat lahan yang kondisi ruang manfaat jalur (rumaja) dan ruang milik jalan (rumija) yakni ada 12 meter kiri dan 12 meter kanan.

"Selebihnya ada juga yang lebih besar posisinya dan bisa digunakan untuk pemindahan pedagang yang berada di depan ke belakang," ujar dia.

Sementara itu, anggota DPR RI asal Sumbar Andre Rosiade menegaskan pembangunan Flyover Padang Lua akan dilaksanakan tanpa ada pihak yang dikorbankan. Dengan kata lain, pedagang yang terdampak dicarikan tempat oleh pemerintah setempat di lokasi masih dalam lingkup Pasar Padang Lua.

"Sementara untuk titik turunan flyover, kabupaten akan melakukan pembebasan lahan. Setelah itu akan disusun desain, dianggarkan sekitar Rp182 miliar melalui APBN dan kemudian dibangun," ujar dia menambahkan.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026