Kunjungi Rutan Siak, Menkumham: kelebihan kapasitas 500 persen

id menkumham,rutan siak,rutan siak dibakar,Yasonna Laoly

Kunjungi Rutan Siak, Menkumham: kelebihan kapasitas 500 persen

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly (tiga kiri) mendengarkan penjelasan dari Kepala Rutan Kelas II B SIak Gatot Suariyoko (dua kiri) ketika meninjau kondisi bangunan pascakerusuhan yang berujung pembakaran gedung oleh narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Siak Sri Indrapura, Kabupaten Siak, Riau, Senin (13/5/2019). Dalam kunjunganya Menkumham meminta Kepolisian terus melakukan upaya penangkapan terhadap sembilan warga binaan yang masih belum ditemukan. (ANTARA FOTO/Rony Muharrman/pras.)

Siak, Riau (ANTARA) - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly meninjau Rutan Kelas IIB Siak Sri Indrapura, Riau, Senin, yang kondisinya sudah hancur usai insiden kerusuhan dan kebakaran pada Sabtu (11/5) lalu.

"Kita sesalkan apa yang terjadi, ini bukan kali pertama. Hal fundamental di sini adalah persoalan kelebihan kapasitas, di sini hampir 500 persen," kata Yasonna usai mengelilingi puing-puing dan bangunan Rutan yang terbakar.

Menurutnya, bagaimanapun rutan ini harus segera diperbaiki dulu sambil menunggu proses pembangunan yang baru. Sudah ada lahan lima hektare disiapkan Pemerintah Kabupaten Siak, namun belum jelas pendanaan pembangunannya.

Menteri meminta pemerintah daerah (provinsi dan kabupaten) membantu pembangunan. Ada beberapa daerah yang membantu membangun lembaga pemasyarakatan dan imigrasi.

"Gubernur kalau punya dana juga tidak masalah, dari bupati juga. Di sini ada banyak minyak. Dana (kami) ada, tapi ini kelebihan kapasitas di mana-mana, dana pemda juga dari Jakarta ada (berupa) dana bagi hasilnya. Ini namanya sinergitas," ungkap Yasonna.

Menkumham juga meminta bantuan agar pendanaan Rutan khusus Narkoba di Rumbai, Pekanbaru, dibantu pemerintah daerah. Jika sudah bisa dipakai maka akan bisa mengurangi kelebihan kapasitas yang rata-rata diakibatkan membludaknya narapidana narkoba.

Saat ini, sudah dilakukan pergeseran lebih dari 500 tahanan ke lapas lain dari Rutan Siak. Rutan Siak perlu direnovasi secara temporer. Bangunan lama ini sebenarnya untuk tahanan yang status hukumnya belum berkekuatan hukum tetap (inkracht).

Dari 648 tahanan di Rutan Siak, sekitar 80 yang masih belum tetap (inkracht) sehingga perlu berada di Siak. Selebihnya sudah dipindahkan ke Lapas Pekanbaru, Bangkinang, Bengkalis, dan Dumai.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar