Wako Pariaman minta kontribusi puluhan organisasi wanita tekan stunting

id Stunting

Walikota (Wako) Pariaman, Sumatera Barat Genius Umar membacakan surat keputusan saat pelantikan anggota GOW Pariaman periode 2019-2023 di Pariaman, Kamis (2/5). (Antara Sumbar / istimewa)

Pariaman (ANTARA) - Wali Kota Pariaman, Sumatera Barat, Genius Umar meminta kontribusi 32 organisasi wanita untuk menekan angka stunting di daerah itu yang saat ini mencapai angka 17 persen.

"Ini merupakan potensi besar Pariaman karena terdapat 32 organisasi wanita yang tergabung ke dalam Gabungan Organisasi wanita (GOW)," kata dia saat Pelantikan anggota GOW Pariaman periode 2019-2023 di Pariaman, Kamis.

Ia mengatakan potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyosialisasikan kepada warga tentang pola makan sehat mulai dari anak dalam kandungan hingga anak melewati periode emas pertumbuhan.

Meskipun salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) memiliki tugas untuk menekan angka stunting, lanjutnya namun dinas tersebut masih memiliki keterbatasan akses kepada masyarakat.

"Di sinilah organisasi wanita bisa mengambil peran," katanya.

Menurutnya sosialisasi dari organisasi wanita yang tergabung ke dalam GOW di daerah itu jauh lebih efektif dari pada OPD yang mengurus tentang pola hidup sehat.

Oleh karena itu, lanjutnya dirinya berharap anggota GOW baru yang dilantik tersebut berkontribusi membantu pihaknya guna menekan angka stunting di Pariaman.

Selain membantu dalam hal menekan stunting, dirinya juga meminta organisasi wanita itu berkontribusi dalam hal percepatan pembangunan di Kota Pariaman melalui pemberdayaan perempuan.

Sementara itu, Ketua GOW Kota Pariaman masa kepengurusan 2019-2023 Indriati Mardison mengatakan pihaknya akan mengambil langkah cepat untuk konsolidasi seluruh organisasi wanita yang ada di daerah itu.

"Tujuannya merealisasikan harapan bapak walikota yaitu GOW berperan dalam pembangunan, mensukseskan program-program pemerintah,"ujarnya.

Indriati menjelaskan 32 organisasi yang ada di Kota Pariaman memiliki beragam fokus keorganisasian.

Adapun fokus organisasi tersebut yaitu mulai dari pendidikan, keagamaan, kesehatan, sosial dan organisasi profesi suami. (*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar