Arosuka (ANTARA) - Satu unit rumah gadang di Jorong Koto Tuo, Nagari Tanjung Bingkung, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumatera Barat terbakar sekitar pukul 15.00 WIB.
"Rumah gadang milik Yenita Syamsui (38) yang terbakar diduga karena kelalaian menghidupkan kompor," kata Kapolres Solok Arosuka AKBF Ferry Irawan melalui Kapolsek Kubung Afdimon di Koto Baru, Sabtu.
Ia menyebutkan rumah gadang milik Yenita Samsyui (38) tersebut memang dijadikan sebagai tempat usaha kerupuk milik korban.
Kebakaran itu berawal ketika sejumlah karyawan usaha kerupuk milik korban menyalakan kompor untuk memanaskan minyak. Saat itu, Bowo Firgian (28) bersama rekannya Degi dan Arif hendak menggoreng kerupuk.
Namun tiba-tiba, ketika memanaskan minyak, api menyambar dinding bangunan rumah yang terbuat dari kayu. Api seketika langsung membesar dan tak terkendali.
Orang-orang yang berada dirumah tersebut langsung berusaha memadamkan api, namun bangunan rumah yang terbuat dari kayu membuat usaha mereka sia-sia dan api kian membesar.
Bahkan, Bowo Firgian dan rekannya Arif mengalami luka bakar di bagian tangan kiri saat mencoba memadamkan api. Warga sekitar yang mendapati rumah korban terbakar ikut membantu.
Beberapa waktu kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran milik kabupaten, dibantu tiga unit mobil pemadam Kota Solok datang dan memadamkan api.
Afdimon mengatakan tidak ada korban jiwa namun kerugian materil diperkirakan mencapai Rp800 juta.
"Dari olah TKP, Kesimpulan sementara, Kebakaran dipicu oleh api yang menyembur saat karyawan korban menyalakan kompor," sebutnya.*
