Gubernur Sumbar resmikan pergantian nama RSUD Solok jadi RSUD Mohammad Natsir

id Penggantian nama RSUD Solok,RS Mohammad Natsir,Irwan Prayitno,RSUD Sumbar

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Direktur RSUD Mohammad Natsir dan Wali Kota Solok, Zul Elfian saat menekan tombol sirine tanda peresmian perubahan nama rumah sakit tersebut. (Antara Sumbar/ Tri Asmaini)

Solok, (Antaranews Sumbar) - Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno meresmikan pergantian nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbar di Kota Solok menjadi RSUD Mohammad Natsir guna mempermudah pengurusan administrasi ke pusat.

"Alhamdulillah akhirnya pergantian nama RSUD Sumbar di Solok menjadi Mohammad Natsir terlaksana. Jadi akan ada perbedaan antara rumah sakit yang dibuat Pemerintah Kota Solok dengan rumah sakit provinsi ini," katanya di Solok, Selasa, saat ikut meresmikan pergantian nama RSUD Solok menjadi Mohammad Natsir di Solok.

Ia menyebutkan karena nama yang sama sebelumnya dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp33 miliar dari pusat sempat masuk ke dalam rekening Pemkot Solok, yang seharusnya untuk RSUD Sumbar tersebut.

Jadi, imbuhnya dengan pergantian nama ini diharapkan tidak terjadi kesalahan administrasi, karena permasalahan nama yang sama.

Ia berharap dengan pergantian nama menjadi RSUD Mohammad Natsir hendaknya dapat meningkatkan pelayanan kesehatan dan inovasi-inovasi lainnya yang akan memajukan rumah sakit tersebut.

Sementara Wali Kota Solok, Zul Elfian mengatakan pengubahan nama RSUD Sumbar di Solok menjadi Mohammad Natsir akan menjadi inspirasi bagi masyarakat Solok dan sekitarnya.

"Semoga inspirasi nama dari sosok Mohammad Natsir ditiru dalam meningkatkan pelayanan yang baik dan ikhlas kepada umat banyak," katanya.

Zul Elfian juga menyebutkan adanya Rumah sakit yang akan dibuat pemerintah setempat hendaknya tidak menimbulkan kekeliruan karena sudah perbedaan nama.

Direktur Rumah Sakit Mohammad Natsir, Ernoviana menyebutkan seiring pergantian nama, pihaknya tentu akan meningkatkan kualiitas dan pelayanan kepada masyrakat.

Apalagi RSUD Mohammad Natsir ini menjadi kebangaan dan rujukan beberapa daerah selain Kota dan Kabupaten Solok, juga menjadi rujukan Kabupaten Sijunjung, Kota Sawahlunto dan Dharmasraya.

Ia menyebutkan sekarang di RSUD tersebut dapat dilakukan pemeriksaan forensik, CT Scan, radiology dan beberapa layanan khusus lainnya.

"Semoga nama Mohammad Natsir membawa kejayaan rumah sakit ini menjadi lebih besar dan bermanfaat bagi masyarakat luas," ujarnya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar