Disdikbud Sijunjung matangkan persiapan jadapi pra UN dan UNBK

id Pra UN

Pertemuan para guru dan pengawas tingkat SLTA dan SMA untuk membahas persiapan hadapi pra ujian nasional di Disdikbud Sijunjung. (Ist)

Muaro (Antaranews Sumbar) - Sebanyak 96 kepala sekolah dan pengawasa tingkat SMP, MTs dan SMA serta SMK tingkat Kabupaten Sujunjung, Provinsi Sumatera Barat mematangkan persiapan untuk menghadapi Pra Ujian Nasional (UN) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ajaran 2018/2019.

Pertemuan untuk menyukseskan dan pematangan hadapi Pra UN 2018 itu, langsung dipimpin Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sijunjung, Ramler, di Aula Disdikbud, Selasa.

Dalam rapat tersebut Ramler didampingi Kepala Bidang SMP Yulius Maleni, dan Kepala Seksi Kurikulum SMP, Usman Gumanti.

Rapat pembahasan Pra UN dan UNBK itu diikut Kepala Sekolah SMP/MTs sebanyak 63 orang, Kepsek MA sebanyak empat peserta, Kepsek SMA sebanyak 14 peserta, Kepala SMK sebanyak tujuh peserta dan pengawas SMP delapan orang.

Ramler menyebutkan, jumlah peserta SMP/MTs sebanyak 3.919 siswa, rancangan UN tahun 2019 sebanyak 100 persen, dan perkiraan simulasi pertama November 2018, simulasi kedua pada Januari 2019, geladi kedua April 2019 dan UN tepatnya pada April 2019.

Tempat pelaksanaan SMP/MTs Mandiri di 13 sekolah dengan jumlah daya tampung 1.363 orang, yang bergabung dengan SMA/SMK sebanyak 49 sekolah dengan jumlah 2.556 peserta.

"Nah, untuk itu diminta kepada Kepsek SMA, MA, dan SMK berkenan memfasilitasi tempat, waktu dan kebutuhan lainnya. Begitu juga Kepsek SMP Mandiri menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan dan berkoordinasi dengan sekolah yang telah lebih dahulu melaksanakan UNBK,"katanya.

Ramler menyebutkan, Pra UN dilaksanakan secara tertulis (UNKP) kecuali SMPN 11 Sijunjung Pra UN dengan komputer. "Agar sekolah yang telah memiliki komputer untuk mempersiapkan diri menuju ujian dengan komputer," imbuh Ramler.

Pra UN pertama SMP/MTs TP 2018/2019 dilaksanakan pada 12-16 November 2018, pra UN kedua SMP/MTs 2018/2019 dilaksanakan bulan Februari 2019.

"Agar Pra UN dilaksanakan dengan baik dan jujur, diminta Kepsek supaya mempedomi edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nomor; 421/3582/Dikbud-2018 tanggal 17 Oktober 2018", ujarnya.

Untuk diketahui, pada tahun pelajaran (TP) 2016/2017, UN tingkat SD berada diposisi 13 dan SMP/MTs diposisi 12. Artinya mengalami peningkatan dibanding tahun ajaran 2015/2016 yang hanya bercokol diposisi 17 untuk SMP/MTs dan untuk SD bercokol diposisi rangking 16.

"Kita harapkan pada TP 2018/2019 masuk nominasi rangking 10 besar dalam UN. Dan UNBK 2017 posisi 35 persen, UNBK 2018 63 persen dan 2019 optimis 100 persen," harapnya.

Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar