
Ketua DPRD: petugas SPBU perlu pahami teknik pemadaman kebakaran

Padang, (Antaranews Sumbar) - Ketua DPRD Padang, Elly Trishyanti mengatakan petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) harus memahami teknik pemadaman kebakaran karena lokasi kerja mereka sangat rentan terjadi kebakaran.
"Mereka seharusnya dilatih secara berkelanjutan tentang bagaimana teknik menggunakan alat pemadam kebakaran yang tersedia di SPBU," kata dia di Padang, Rabu.
Menurut dia hal ini sangat diperlukan untuk meminimalkan terjadinya peristiwa kebakaran. Ketika terjadi kebakaran, petugas sudah paham dan mengerti apa yang harus mereka lakukan.
"Pertamina dan pengusaha harus memberikan pelatihan-pelatihan khusus kepada mereka terkait persoalan ini." katanya
Kalau perlu, lanjutnya sebelum petugas itu bekerja, mereka harus memahami penggunaaan alat pemadam kebakaran yang biasanya berada di dekat mesin pompa bahan bakar.
Ia mengatakan pelatihan tersebut dilakukan secara berkala sehingga mereka paham dan ketika peristiwa terjadi petugas dapat mempraktikkan ilmu tersebut.
"Jangan sampai pelatihan hanya diberikan sesekali kepada petugas sehingga mereka ketika terjadi peristiwa mereka tidak melakukan apa-apa," kata dia.
Hal ini disampaikannya ketika setelah melihat video kebakara SPBU di Jalan Sawahan yang berjarak beberapa meter dari Gedung DPRD Padang pada Jumat, (21/9). Dalam video itu, poitisi Gerindra tersebut mengatakan petugas malah berlari dari lokasi ketika api terbakar.
"Apabila mereka telah diberi pelatihan tentu petugas itu tidak lari tapi melakukan pemadaman. Ini sangat vital dan kita mendorong pihak terkait memberikan pelatihan-pelatihan secara rutin," katanya.
Sebelumnya SPBU Pertamina 14.251.519 yang berlokasi di Kota Padang terbakar yang diduga dipicu oleh mobil mengisi bahan bakar minyak (BBM) menggunakan jerigen pada Jumat sekitar pukul 14.45 WIB.
Kebakaran di jalan Sawahan Kota Padang, Sumatera Barat separoh dari bangunan SPBU terbakar dan menghanguskan dua unit pompa. Kebakaran memicu asap tebal yang memenuhi udar di sekitar lokasi kejadian di Padang, Jumat.
Selain menghanguskan beberapa tempat pengisian bahan bakar, api juga menghanguskan satu unit mobil. Mobil tersebut memiliki tangki pengisian bahan bakar yang imodifikasi oleh pemiliknya.
Salah seorang warga Noviarida (60) mengatakan dirinya melihat api tiba-tiba membesar di salah satu tempat pengisian bahan bakar kemudian menjalar di sekitar SPBU. Petugas terlihat berupaya untuk memadamkan api namun tidak mampu memadamkan api.
"Api membesar begitu cepat dan menjalar. Saya tidak mendengar ledakan tapi yang jelas api langsung membesar," kata dia. (*)
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
