
DPRD Agam dorong optimalisasi dana TKD-percepatan rehabilitasi pascabencana

Lubuk Basung (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mendorong pemerintah daerah untuk dapat mengoptimalisasi Dana Transfer ke Daerah (TKD) dan mempercepat langkah-langkah pemulihan fisik di wilayah terdampak bencana agar aktivitas ekonomi maupun sosial warga kembali normal.
"Ini harus dilakukan, agar TKD bisa maksimal digunakan nantinya," kata Ketua Komisi III Bidang Pembangunan DPRD Agam Dodi di Lubuk Basung, Selasa
Ia mengatakan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam memastikan dana TKD, agar terserap secara efektif dan tepat sasaran.
Terutama untuk pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
"Salah satu poin utama yang menjadi sorotan adalah pembahasan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P)," katanya.
Ia mengatakan Komisi III DPRD Agam mendesak organisasi perangkat daerah terkait untuk mempercepat langkah-langkah pemulihan fisik di wilayah terdampak bencana melanda Agam pada akhir 2025.
Ini dalam rangka agar aktivitas ekonomi dan sosial warga di daerah bencana kembali normal.
"Kita memastikan bahwa dana transfer pusat dan daerah benar-benar memberikan dampak nyata, terutama dalam memulihkan sarana prasarana pascabencana melalui skema R3P ini," katanya.
Sebelumnya, Komisi III DPRD Agam telah melakukan rapat kerja strategis bersama sejumlah organisasi perangkat daerah, Senin (6/4).
Rapat tersebut guna mendapatkan gambaran yang komprehensif dari masing-masing organisasi perangkat daerah tersebut.
Melalui rapat kerja ini, DPRD Agam berharap seluruh organisasi perangkat daerah dapat memberikan laporan transparan terkait kendala di lapangan, sehingga Komisi III dapat memberikan dukungan pengawasan dan penganggaran yang diperlukan untuk mempercepat program pembangunan di Kabupaten Agam pada 2026.
Pewarta: Yusrizal
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
