Satpol PP Pasaman Barat amankan mobil bawa 24 jerigen tuak

id Minuman keras

Kepala Satpol PP Pasaman Barat, Edi Busti dan Kapolsek Pasaman, AKP Muzhendra saat memperlihatkan barang bukti minuman keras jenis tuak yang diamankan, Selasa (4/9).

Simpang Empat, (Antaranews Sumbar) - Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mengamankan satu unit minimus L300 BA 1359 BQ yang membawa 24 jerigen minuman keras jenis tuak di Jorong Rimbo Janduang Kecamatan Pasaman, Selasa (4/9) siang.

"Benar, kita mengamankan mobil yang membawa minuman keras jenis tuak beserta dua orang yang ada di dalam mobil itu yakni EM (39) dan M (25)," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pasaman Barat, Edi Busti didampingi Kepala Polisi Sektor Pasaman, AKP Muszhendra di Simpang Empat, Selasa.

Ia mengatakan barang bukti mobil dan minuman jenis tuak itu sudah diamankan di kantor Satpol PP dan pelakunya sedang diperiksa petugas.

Ia menjelaskan penangkapan terhadap mobil tuak itu berawal adanya informasi dari masyarakat tentang adanya mobil membawa minuman keras jenis tuak.

Setelah dilakukan pengintaian maka mobil itu diamankan di Jorong Rimbo Janduang Kecamatan Pasaman dan ditemukan 24 jerigen minuman tuak.

Selanjutnya pihak Satpol PP Pasaman Barat berkoordiansi dengan jajaran Poksek Pasaman melalui Kapolsek Pasaman, AKP Muzhendra.

Setelah dilakukan interogasi kepada kedua laki-laki tersebut didapat keterangan bahwa mobil tersebut dikendarai oleh EM sedangkan M adalah temannya yang diajak untuk menemaninya membawa minuman tuak itu.

Menurut keterangan EM kepada petugas, minuman jenis tuak itu milik seorang warga Kinali P yang dibawa dari Wonosari Kinali dan akan dibawa ke Sinunukan Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Mereka mendapatkan upah Rp40.000 per jerigennya atau sebanyak Rp990.000 dengan 24 jerigen.

"Saat ini kedua laki-laki itu sedang diperiksa di kantor Satpol PP Pasaman Barat beserta dua orang saksi MD (27) dan YW (38)," katanya.

Pihaknya bersama jajaran kepolisian terus berupaya memberantas peredaran minuman keras yang ada di Pasaman Barat.

"Tentunya kami berharap dukungan masyarakat dalam rangka menghindari bahaya minuman keras kepada masyarakat dan khususnya kepada generasi muda," ujarnya. (*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar