Pengunjung Museum Tambang Sawahlunto naik

id Museum, wisata, sejarah, tambang

Museum Tambang, Sawahlunto, Sumbar. (Antara Sumbar)

Sawahlunto, (Antaranews Sumbar) - Museum Tambang Batu Bara yang terletak di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar) mengalami lonjakan pengunjung selama libur panjang yang bertepatan dengan peringatan HUT Ke-73 Kemerdekaan RI.

Petugas pelayanan di Museum Tambang Sawahlunto, Irwan Santoso di Sawahlunto, Minggu, mengatakan museum tersebut mengalami lonjakan pengunjung hingga lima kali lipat dibandingkan hari biasa.

"Kebanyakan pengunjung berasal dari luar Kota Sawahlunto. Selain itu juga ada wisatawan mancanegara, seperti Belanda dan Australia," katanya.

Ia menyebutkan, pada hari biasanya jumlah pengunjung museum berkisar 15 hingga 20 orang dan pada akhir pekan ini pengunjung bisa mencapai 100 orang.

Museum Tambang yang berada di bawah pengelolaan PT Bukit Asam ( PTBA) tersebut menyimpan berbagai koleksi berupa peralatan tambang yang digunakan saat operasional.

Selain itu pengunjung yang datang juga dapat menonton film dokumenter tentang perkembangan industri pertambangan yang ada di Sawahlunto sejak zaman kolonial Belanda.

Wisatawan mancanegara, menurut Irwan biasanya tertarik kepada hal yang berkaitan dengan Belanda, selain itu mereka juga suka melihat film dokumenter serta koleksi-koleksi yang ada.

Museum Tambang merupakan salah satu dari beberapa museum yang ada di Sawahlunto, di samping Museum Gudang Ransum, Museum Kereta Api, Museum Alat Musik dan lain sebagainya.

Sementara itu salah seorang pengunjung, Doni (37) mengatakan keberadaan museum tersebut dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait kejayaan industri tambang di Sawahlunto.

"Museum ini juga cocok untuk keluarga, sembari memberikan pengetahuan tambahan bagi anak-anak," katanya.
Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar