Pedagang mainan padati pasar Pasaman Barat

id pedagang mainan

Pedagang mainan menggelar dagangan. (FOTO ANTARA SUMBAR/Iggoy el Fitra/08

Simpang Empat, (Antaranews Sumbar) - Hari pertama Idul Fitri 1439 Hijriah di pasar Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat dipadati pedagang dadakan yang menjual mainan anak-anak.

Pedagang ini bermunculan dengan memasang tenda dagangannya di tepi jalan sekitar Simpang Empat, Batang Haluan, Batang Toman, Jambak dan Simpang Tiga.

Para pedagang aneka mainan itu menggelar dagangannya dengan tenda terpal.

"Hari pertama lebaran ini pembeli cukup ramai. Pada umumnya anak-anak suka dengan mainan pistol yang berpeluru," kata salah seorang pedagang di Simpang Empat, Hendro (37), Jumat.

Ia sengaja berjualan mainan anak-anak saat lebaran saja karena peminat mainan pistol-pistol cukup tinggi. Aneka mainan anak-anak dibeli dari Bukittinggi dan Padang.

Aneka mainan anak berharga bervariasi, mulai dari Rp5.000 sampai Rp150.000.

Untuk mainan pistol harga jualnya mulai dari Rp5.000 sampai Rp40.000, sedangkan jenis senapan Rp15.000 hingga Rp85.000 per pucuk, sedangkan mobil-mobilan dari Rp10.000 hingga Rp200.000.

Aneka mainan yang dijualnya didatangkan dari Bukittinggi dan Padang serta sebagian lainnya didatangkan dari Pekan Baru dan Payakumbuh.

Berbagai mainan yang dijual pedagang itu, kebanyakan produk China dan Taiwan, serta sebagian buatan dalam negeri.

"Usaha ini kita lakukan mulai dari hari pertama Lebaran hingga keempat. Mudah-mudahan dagangan kami habis semua," harapnya.

Orang tua pembeli, Fiko (36) mengatakan maunan pistol-pistol merupakan mainan favorit anak-anak saat lebaran.

"Namun saya mengarahkan anak saya membeli mainan pistol yang berbunyi atau pistol air karena kalau mainan pistol berpeluru takut terkena mata anak-anak lain," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar