Perawat Indonesia menjadi yang terbaik di Provinsi Farwaniya Kuwait

id perawat

Perawat Indonesia menjadi yang terbaik di Provinsi Farwaniya Kuwait

Rumah Sakit (Internet)

Suparman adalah perawat yang berhasil mengharumkan citra perawat Indonesia di luar negeri Kuwait, khususnya di Kuwait tetapnya di wilayah Farwaniya

Jakarta, (Antaranews Sumbar) - Seorang perawat asal Indonesia bernama Suparman, yang bekerja di Kementerian Kesehatan Kuwait, meraih penghargaan sebagai "Staff Nurse" terbaik periode 2017 di rumah sakit di provinsi Farwaniya, negara tersebut.

"Suparman adalah perawat yang berhasil mengharumkan citra perawat Indonesia di luar negeri Kuwait, khususnya di Kuwait tetapnya di wilayah Farwaniya," kata pernyataan pers dari KBRI Kuwait yang diterima di Jakarta, Selasa.

Menurut pihak KBRI Kuwait, perawat asal Sulawesi itu dikenal cukup ramah dan bertanggung jawab dengan pekerjaan yang dilimpahkan kepadanya di ruang medis.

Acara pemberian penghargaan kepada perawat terbaik Kuwait itu berlangsung di hotel Crown Plaza dan dihadiri oleh Sheikh Faisal Al-Hamud Al-Malik Al-Sabah sebagai Gubernur Provinsi Farwaniya.

Pemberian penghargaan tidak hanya bagi perawat terbaik, namun juga kepada seluruh profesi tenaga kesehatan seperti dokter, radiologi, matron, anestesi, dan lainnya.

Selain mendapatkan sertifikat staf terbaik, Suparman juga mendapatkan hadiah berupa Ipad 32 GB, yang diberikan kepada semua perwakilan profesi terbaik.

Para penerima penghargaan tersebut terdiri dari para pekerja dari beberapa negara sesuai kategori profesinya.

Perawat Indonesia telah menunjukkan kemampuannya bersaing dengan rekan kerja dari berbagai negara.

Pada Januari lalu, dua orang diaspora Indonesia juga meraih penghargaan untuk perawat terbaik di rumah sakit bedah, yaitu Ali Pulungan yang mendapatkan penghargaan staf perawat terbaik ke-2 dan Agung Setiadi staf perawat terbaik ke-3.(*)

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.