
Rumah Kepala Dinas Pertanian Pasaman Barat Dibobol Maling

Simpang Empat, (Antara Sumbar) - Rumah Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikuktura dan Peternakan Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Memizesmita (52) dibobol maling, Sabtu (28/1).
"Benar, rumah yang berada di Komplek Perumahan Cahaya Mekah Jorong Pasaman Baru Nagari Lingkuang Aua Kecamatan Pasaman diduga dimasuki maling pada Sabtu (28/1) malam," kata Kepala Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, AKBP Djoko Ananto didampingi Kepala Satuan Intelkam, AKP Muzhendra di Simpang Empat, Sabtu.
Ia mengatakan kejadian itu baru diketahui oleh tetangga korban, Oki Aprianto (33) pada saat sedang menembak burung di belakang rumah korban, Sabtu (28/1) sekitar pukul 08.45 WIB.
Kemudian tetangga korban atau saksi melihat pintu belakang rumah korban sudah terbuka.
Melihat kejadian tersebut saksi langsung menghubungi pelapor menggunakan telepon genggam karena korban tidak sedang dirumah atau sedang berada di Kota Padang.
Mendapat informasi itu, korban langsung menuju Simpang Empat. Sesampai di rumah dan melihat isi rumahnya, ternyata barang-barang berharga miliknya sudah tidak lagi.
"Barang yang hilang uang tunai Rp10 juta perhiasan emas berupa gelang dan cincin sebanyak 10 emas, gelang salut emas atau imitasi dua buah, uang SPJ dalam amplop Rp1 juta. Total kerugian diperkirakan sebanyak Rp24.000.000," ujar dia.
Ia menjelaskan dari hasil olah Tempat Kejadian Peristiwa oleh Unit Identifikasi Reskrim Pasaman Barat, pelaku masuk ke dalam rumah pada malam hari karena rumah dalam keadaan kosong ditinggal penghuninya. Pelaku diduga mencongkel jendela dan pintu belakang.
"Saat ini kita masih melakukan penyelidikan lebih jauh untuk mengungkap pelakunya," kata dia.
Sementara itu, korban Memizesmita membenarkan rumahnya dibobol maling ketika dirinya sedang tidak berada di rumah.
"Saya baru dapat kabar Sabtu (28/1) pagi karena pada Jumat (27/1) malam saya pergi ke Padang. Setelah mendapat berita itu, sata langsung ke Simpang Empat," katanya. (*)
Pewarta: Altas Maulana
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
