Padang, (Antara Sumbar) - Perusahaan Otobus Naikilah Perusahaan Minang (PO NPM) yang berkantor di Jalan S Parman, Kota Padang, Sumatera Barat, menyatakan arus balik penumpang memasuki H+4 Idul Fitri 1437 Hijriyah mulai stabil.
"Penumpang dari dan ke Pulau Jawa sudah mulai stabil," kata Agen Perjalanan PO NPM, Andrian di Padang Senin.
Menurutnya jumlah penumpang arus mudik dan balik pada tahun lalu jauh lebih banyak dari tahun ini. Kemungkinan karena kesulitan ekonomi menyebabkan masyarakat banyak yang tidak mudik lebaran.
Selama arus balik PO NPM menjalankan tiga bus per hari, dua di antaranya AC dan satu lagi ekonomi.
"Pada arus mudik kami mengirimkan dua bus, tapi pada arus balik ini kami menambah satu bus AC, total tiga bus per hari," katanya.
Memasuki H+4 arus balik, tarif Padang menuju Jakarta mengalami kenaikan baik untuk bus AC maupun bus ekonomi.
Tarif Bus AC naik dari Rp400.000 menjadi Rp475.000 sekali perjalanan dan Bus Ekonomi dari Rp300.000 menjadi Rp325.000 sekali perjalanan.
Bus yang dikirim ke Jawa melewati jalur tengah atau jalur lintas Sumatera.
Menurutnya jalur yang dilalui Bus aman, ramai lancar dan sudah punya jalur alternatif bila terjadi kemacetan.
Sementara Danti (25) seorang penumpang tujuan Pulau Jawa lebih memilih menaiki bus PO NPM karena merasa lebih nyaman.
"Saya memilih menaiki bus karena tujuan dan lokasi tempat tinggal lebih dekat dengan terminal," katanya. (*)
