Pedagang Mainan Anak-anak Padati Kota Simpang Ampek

id Pedagang Mainan

Simpang Ampek, (Antara) - Pedagang mainan anak-anak mulai memadati Kota Simpang Ampek, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) pada hari pertama Lebaran Idul Fitri 1436 Hijriah.

Pedagang meraup keuntungan lebih banyak dengan peningkatan pembeli dibandingkan hari biasanya.

Pantauan di lapangan, Jumat (16/7) siang, terlihat ratusan pedagang mainan memadati ruas jalan sekitar bundaran Simpang Ampek sampai kawasan Jambak dan Simpang Tiga Kecamatan Luhan Nan Duo.

Para pedagang aneka mainan itu selain menggelar dagangannya dengan karpet juga ada yang mendirikan tenda.

"Kita bersyukur karena pembeli mulai banyak. Kemungkinan pada hari kedua dan ketiga lebaran pembeli akan semakin bertambah,"kata salah seorang pedagang mainan anak-anak, Rino di Simpang Ampek.

Ia mengatakan ia tidak berjualan ini tidak setiap hari, hanya saat lebaran tiba baik Idul Fitri maupun pada Idul Adha. Aneka mainan anak-anak yang dijual dibeli dari Bukittinggi dan Padang.

Aneka mainan anak yang dijual seperti sejenis senapan, pistol, mobil-mobilan, boneka, dan gasing dengan harga bervariasi termurah Rp3.000 hingga mahal Rp100.000.

Untuk mainan pistol harga jualnya mulai dari Rp5.000 hingga Rp35.000, sedangkan jenis senapan Rp15.000 hingga Rp75.000 per pucuk, dan mobil-mobilan dari Rp10.000 hingga Rp150.000.

Aneka mainan yang dijualnya serta pedagang lainnya dibeli dari Bukittinggi dan Bengkulu serta sebagian lagi didatangkan dari Pekan Baru dan Payakumbuh.

Berbagai mainan yang dijual pedagang itu kebanyakan produk China dan Taiwan, serta sebagian buatan dalam negeri.

"Usaha ini kita lakukan mulai dari hari pertama lebaran hingga ke empat. Mudah-mudahan dagangan kami habis semua," harap dia.

Untuk usaha itu dirinya mengeluarkan modal sekitar Rp5 juta dengan keuntungan perhari Rp200 ribu hingga Rp350 ribu.

Salah seorang pembeli warga Jambak, Fadil (14) mengaku sengaja datang ke pasar Simpang Ampek untuk membeli mainan pistol-pistolan, karena teman sebanyanya setiap lebaran selalu mengajak dirinya untuk bermain perang-perangan.

"Setiap lebaran kami beli pistol atau senapan untuk main perang-perangan dengan kawan-kawan di dekat rumah," katanya. (*)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.