Logo Header Antaranews Sumbar

Pegawai PN Padang Kenakan Baju Batik

Kamis, 2 Oktober 2014 21:13 WIB
Image Print

Padang, (Antara) - Seluruh Karyawan Pengadilan Negeri Kelas I Padang mengenakan seragam batik dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, yang jatuh setiap tanggal 2 Oktober, Kamis.Humas Pengadilan Negeri Padang Siswatmono Rudiantoro mengatakan, pemakaian baju batik oleh seluruh pegawai itu untuk memperdalam rasa bangga terhadap batik yang merupakan budaya asli Indonesia."Seluruh karyawan baik itu unsur pimpinan, para hakim, panitera, dan staf hari ini menggunakan batik. Pemakaian itu untuk memperdalam rasa bangga terhadap kebudayaan sendiri," kata Siswatmono Radiantoro di Padang, Kamis.Seperti yang diketahui, katanya, batik merupakan kebudayaan Indonesia yang telah diakui oleh dunia, melalui badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), melalui badan yang membidangi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan, yaitu UNESCO."Batik telah diakui sebagai warisan dunia, sangat disayangkan jika masyarakat sendiri tidak membudayakan hal itu," jelasnya.Ia menjelaskan, pengakuan batik oleh UNESCO bukan hal yang gampang. Hal itu melihat banyaknya kebudayaan lain di Indonesia, bahkan dunia, yang juga ingin diakui oleh UNESCO, tapi belum tercapai. "Sebut saja tatto Mentawai dari Sumbar, sebagai seni tatto tertua dunia yang juga pernah diusulkan kepada UNESCO, tapi beberapa tahun pemrosesan belum tercapai. Untuk saat ini ada batik, ya kita lestarikan itu," katanya.Salah seorang Hakim Ad Hoc Pengadilan Negeri Padang Irwan Munir, mengatakan jika dirinya pada hari biasa juga sering memakai baju batik. Bukan hanya pada Hari Batik Nasional saja."Hari ini kebetulan bertepatan hari batik saja, sedangkan hari biasa saya juga sering memakai batik. Karena corak dan motif dari baju batik terlihat indah namun tetap formil," katanya.Selain keluarga besar pengadilan, batik juga dipakai oleh kejaksaan. Salah satunya adalah Jaksa Irawati, yang ditemui sebelum melaksanakan sidang di pengadilan.Pada bagian lain, Hari Batik Nasional adalah hari perayaan nasional Indonesia, untuk memperingati ditetapkannya batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan, dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) oleh UNESCO pada 2 Oktober 2009.Melalui Keputusan Presiden Nomor 33 Tahun 2009, akhirnya ditetapkan setiap 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional. (hul)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026