Pemberontak Tahan Dua Wartawan Ukraina
Rabu, 28 Mei 2014 12:56 WIB
Wina, (Antara/AFP)- Dua wartawan Ukraina yang dituduh melakukan kegiatan mata-mata ditahan oleh kelompok separatis di distrik Luhansk, kata kelompok pemantau OSCE, Selasa.
Dua wartawan itu dan sopir mereka diculik 25 Mei di satu pos pemeriksaan di Shchastia, 24km utara Luhansk, kata Misi Khusus pemantau OSCE (SMM) dalam satu pernyataan.
"Para wartawan itu dibawa ke satu gedung SBU di Luhansk, di mana mereka ditahan dengan alasan tidak membawa dokumen identitas," kata kelompok itu dalam satu pernyataan.
Sekretaris pers kelompok itu juga mengemukakan kepada missi itu kedua wartawan itu ditahan karena dicurigai melakukan kegiatan "spionase", kata SMM dan menambahkan sopir kemudian dibebaskan.
Pekan lalu pejabat penting OSCE bagi kebebasan pers memperingatkan kebebasan media "memburuk dengan cepat" di Ukraina sejak protes-protes anti-pemerintah dimulai di Kiev tahun lalu.
Lembaga yang bermarkas di Wina itu mencatat lebih dari 300 kasus aksi kekerasan terhadap para anggota media, termasuk pembunuhan, serangan fisik dan perusakan peralatan sejak November.
Selasa siang, Organisasi bagi Keamanan dan Kerja Sama di Eropa itu (OSCE )kehilangan kontak dengan satu tim beranggotakan empat orang dari pemantau internasional di kota Donetsk yang dikuasai pemberontak.
Lebih dari 1.000 pemantau dari OSCE dan badan-badan internasional lainnya berada di Ukraina untuk memantau pemilihan presiden Ahad lalu, yang dimenangkan oleh konglomerat Petro Poroshenko. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
7 Bahan Baku Rahasia Pembuat Semen, Nomor 6 Bikin Lebih Kuat dan Tahan Lama
12 February 2026 10:18 WIB
Sirkuit Kandi laboratorium uji daya tahan dan kecepatan atlet otomotif regional - nasional
26 October 2025 17:18 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018