Suriah Desak PBB Kutuk Serangan di Daraa
Minggu, 25 Mei 2014 9:40 WIB
Damaskus, (Antara/Xinhua-OANA) - Kementerian Luar Negeri Suriah, Sabtu (24/5), mendesak Dewan Keamanan PBB agar mengutuk serangan pada Kamis (22/5) sehingga menewaskan 39 pendukung pemerintah di Provinsi Daraa, Suriah Selatan, kata kantor berita resmi Suriah, SANA.
"Kelompok ... bersenjata melakukan pembantaian berdarah di Kota Daraa pada 22 Mei, menembakkan bom mortir yang menghantam permukiman sipil yang padat penduduk yang berkumpul untuk menunjukkan dukungan mereka buat tanah air dan pengutukan terhadap aksi teror," kata kementerian tersebut.
Pemerintah Suriah menyatakan bom mortir gerilyawan, yang ditujukan ke pertemuan pendukung Presiden Bashar al-Assad di Daraa, menewaskan 39 warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, dan melukai 205 orang lagi, 14 dalam kondisi kritis.
"Kejahatan baru ini menambah jalur catatan menjijikan pelaku teror yang didukung negara regional dan internasional," kata kementerian tersebut sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad pagi.
Pemerintah Suriah juga menyampaikan tekad untuk mempertahankan rakyat Suriah selain mengupayakan penyelesaian politik bagi krisis berkepanjangan di negeri itu.
"Suriah menuntut masyarakat internasional mengelukarna pengutukan kuat dan tegas terhadap serangan teror dan tindakan negara yang mendukung aksi teror," tambah kementerian tersebut.
serangan bom mortir telah menjadi kejadian rutin setiap hari di negara yang dirundung konflik itu, tempat lebih dari 150.000 orang telah tewas dan lebih dari sembilan juta orang meninggalkan tempat tinggal mereka sejak krisis meletus tiga tahun lalu. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Zigo Rolanda desak perbaikan, Dermaga Muaro Padang masuk proses tender Rp10 Miliar
25 August 2025 14:26 WIB
Pemkab Padang Pariaman desak PDAM bertransformasi tingkatkan pelayanan dan PAD
21 June 2025 15:05 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018