AS Desak "Segera" Bebaskan Sandera Mali
Senin, 19 Mei 2014 9:44 WIB
Washington, (Antara/AFP) - Amerika Serikat menyerukan untuk menahan diri dan "segera" pembebasan para sandera di Mali, Ahad, di mana bentrokan antara gerilyawan separatis dan tentara menyebabkan puluhan orang tewas di utara.
"Kami menyerukan pembebasan segera semua sandera, dan mendesak semua pihak untuk menahan diri dari kekerasan dan dari setiap tindakan yang membuat warga sipil beresiko," kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Jen Psaki, dalam sebuah pernyataan.
Sementara itu, pertempuran antara tentara pemerintah dan pemberontak Tuareg di kota Mali bagian utara, Kidal, pada akhir pekan telah merenggut nyawa sedikitnya 36 orang, sementara sekitar 30an pegawai negeri sipil telah disandera , kata pemerintah, Minggu .
Pertempuran terjadi Sabtu di luar kantor gubernur daerah itu saat Perdana Menteri Mali Moussa Mara mengunjungi Kidal sebagai bagian dari tur pertamanya ke kawasan gurun di utara negara itu.
"Delapan anggota angkatan bersenjata tewas dan 25 luka-luka, sementara 28 dari penyerang tewas , " kata kementerian pertahanan dalam sebuah pernyataan , menambahkan bahwa sekitar 30 pegawai negeri sipil disandera.
Kidal, yang terletak 1.500 kilometer ( 900 mil ) timur laut dari ibu kota Bamako , merupakan lokasi aksi protes anti - pemerintah yang dilakukan oleh beberapa ratus anak muda pada hari Jumat dan Sabtu di bandara setempat.
Pendahulu Mara, Oumar Tatam Ly terpaksa membatalkan perjalanannya pada bulan November ke Kidal, kubu gerakan separatis Tuareg Mali , setelah demonstran menduduki landasan pacu di bandara.(*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Zigo Rolanda desak perbaikan, Dermaga Muaro Padang masuk proses tender Rp10 Miliar
25 August 2025 14:26 WIB
Pemkab Padang Pariaman desak PDAM bertransformasi tingkatkan pelayanan dan PAD
21 June 2025 15:05 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018