Obama-Hollande Peringatkan Rusia Sanksi-Sanksi Baru Ukraina
Sabtu, 17 Mei 2014 12:47 WIB
Washington, (Antara/AFP) - Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Presiden Prancis Francois Hollande Jumat memperingatkan Rusia dengan sanksi-sanksi baru signifikan jika Moskow terus meningkatkan perilaku "provokatif dan pengacauannya" di Ukraina.
Selama pembicaraan per telepon mereka, pemimpin AS dan Prancis juga membahas pengejaran lebih dari 200 siswi sekolah yang diculik di Nigeria dan satu konferensi di Paris di mana Hollande menjadi tuan akhir pekan ini mengenai memberantas kelompok gerilyawan Boko Haram yang menahan mereka.
"Kedua presiden menggarisbawahi bahwa Rusia akan menghadapi tambahan biaya yang signifikan jika terus berperilaku provokatif dan mengacau," kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan.
"Presiden Obama memuji upaya pemerintah Ukraina untuk menyatukan
negara dengan mengadakan pemilihan presiden yang bebas dan adil pada 25 Mei, yang akan menyebabkan proses reformasi konstitusi yang inklusif."
Washington telah memperingatkan Rusia bahwa pihaknya akan menghadapi sanksi-sanksi "sektoral" secara langsung menargetkan ekonominya jika dinilai mengganggu pemilu Ukraina.
Pernyataan itu tidak mengatakan apakah Obama telah mendesak Hollande untuk membatalkan penjualan dua kapal induk helikopter Prancis senilai 1,6 miliar dolar AS kepada Moskow, yang pemerintah AS telah gambarkan sebagai tidak pantas menyusul tindakan negara itu menganeksasi Krimea. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018