OIC Kecam Serangan Atas Warga Sipil di Assam, India
Sabtu, 10 Mei 2014 18:46 WIB
New Delhi, (Antara/IRNA-OANA) - Organisasi Kerja Sama Islam (OIC) mengecam serangan-serangan terhadap warga Muslim di negara bagian Assam, India Utara, yang menewaskan 32 orang, termasuk wanita dan anak-anak.
Sekretaris Jenderal OIC Iyad Ameen Madani menyatakan keprihatinan atas laporan-laporan media setempat yang memberitakan warga desa yang Muslim meninggalkan rumah-rumah mereka dengan membawa serta hartanya akibat kekerasan tersebut, media TwoCricles.net melaporkan.
Dia mengatakan serangan-serangan tersebut merupakan aksi krjahatan brutal terhadap warga sipil yang tak bersalah.
Madani mendesak penguasa India membawa para pelaku kejahatan untuk diadili dan mendukung usaha-usaha menegakkan hukum di kawasan-kawasan yang dilanda kekerasan.
Polisi menangkap 22 orang dan memberlakukan jam malam.
Sebanyak 32 orang meninggal, beberapa orang lain luka-luka dan ribuan lagi tak memiliki rumah di dua distrik di negara bagian Assam setelah kelompok militan dari Front Demokratik Nasional Bodoland, faksi IK Songbijit (NDFB-S).
Jumlah korban tewas dalam kekerasan itu naik menjadi 43 orang pada Kamis, kata sumber-sumber. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komisi IX DPR kecam kasus kekerasan seksual dokter PPDS Unpad di RSHS Bandung
10 April 2025 13:20 WIB
Palestina kecam Israel atas pemindahan paksa pasien ke RS Indonesia
29 December 2024 13:06 WIB, 2024
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018