Spanyol Tangkap Tersangka Teror Prancis
Kamis, 1 Mei 2014 7:18 WIB
Madrid, (Antara/AFP) - Polisi Spanyol menahan seorang pria Prancis-Aljazair yang diduga berjuang untuk kelompok Al-Qaida di Suriah, kata Kementerian Dalam Negeri Spanyol Rabu.
Petugas Spanyol dengan bantuan polisi Prancis menangkap Tanem Abdelmalek, 24 tahun, di selatan kota Almeria Rabu sore, kata kementerian itu dalam satu pernyataan.
Mereka mengatakan dia merancang untuk melakukan "kegiatan teroris" di Suriah dengan dua faksi jihad: Negara Islam Irak dan Mediterania (ISIL) dan Front Al-Nusra.
Dia dituduh bertugas sebagai "pejuang" serta "fasilitator" di
perbatasan Suriah-Turki untuk membantu orang-orang Eropa lainnya yang melakukan perjalanan untuk bergabung dengan kelompok itu.
Spanyol telah menangkap ratusan orang dari kubu Islam yang dicurigai dalam dekade sejak serangan bom yang terinspirasi Al Qaida, menewaskan 191 orang di kereta api komuter di Madrid
pada Maret 2004.
Pasukan keamanan Spanyol mengatakan mereka khawatir para pejuang Islam garis keras itu mungkin kembali dari Suriah membawa pengaruh kelompok yang terinspirasi Al-Qaida dan melakukan ancaman serangan di Spanyol.
Keduanya, Front Al-Nusra dan ISIL pada awalnya adalah cabang Al-Qaida di Irak sebelum memburuknya hubungan antara mereka di Suriah meletus menjadi kekerasan. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018