Srinagar, Kashmir-India, (Antara/Xinhua-OANA) - Tentara India dan Pakistan yang menjaga Jalur Pemantauan (LoC) di Kashmir, Senin, saling menembaki posisi masing-masing pihak, kata beberapa pejabat. Pelanggaran gencatan senjata itu terjadi di Daerah Bimber Gali di Kabupaten Perbatasan Poonch, sekitar 185 kilometer di sebelah baratlaut Kota Srinagar, Ibu Kota Musim Panas di Kashmir yang dikuasai India. "Militer Pakistan pagi ini melanggar gencatan senjata dan mengincar posisi kami di Sektor Poonch dengan menggunakan senjata ringan dan otomatis," kata Lt. Kol. Manish Mehta, Juru Bicara Angkatan Darat India di Jammu. "Personel kami yang menjaga di sana juga melepaskan tembakan balasan dengan menggunakan senjata kaliber serupa." Baku-tembak berlanjut selama beberapa saat. "Kami tak mengalami kerugian apa pun akibat penembakan tentara Pakistan," kata Mehta, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin malam. Pihak Pakistan belum mengeluarkan komentar mengenai pernyataan oleh militer India itu. Itu adalah pelanggaran kedua gencatan senjata dalam empat hari belakangan ini di Poonch. Pelanggaran baru tersebut terjadi setelah suasa tenang selama lebih dari dua bulan. Pada Desember tahun lalu, Direktur Jenderal Operasi Militer (DGMO) kedua negara bertemu untuk mengadakan pembicaraan di Perbatasan Wagah-Attari dan berjanji akan menegakkan kesepakatan gencatan senjata 2003 di LoC, selain sepakat untuk merancang satu mekanisme guna menjamin perdamaian dan meredakan ketegangan. Tahun lalu, bentrokan kecil tapi mematikan terjadi antara tentara India dan Pakistan yang ditempatkan di LoC, sepanjang 720 kilometer, dan Perbatasan Internasional, sepanjang 198 kilometer di Kashmir. Kedua pihak telah kehilangan tentara selain korban jiwa sipil selama bentrokan. Militer India menyatakan sebanyak 200 pelanggaran gencatan senjata dicatat di LoC dan Perbatasan Internasional di Kashmir tahun lalu. (*/jno)