Kerry Katakan Sangat Prihatin Atas Ketegangan Ukraina
Rabu, 23 April 2014 8:50 WIB
John Kerry
Washington, (Antara/AFP) - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry Selasa mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengenai "keprihatinannya yang mendalam " atas
kegagalan Moskow meredakan ketegangan-ketegangan di Ukraina, kata seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri.
Kerry juga memperingatkan bahwa kurangnya kemajuan Rusia dalam pelaksanan kesepakatan di Jenewa pekan lalu akan menyebabkan lebih banyak "sanksi", tambah pejabat itu.
Kesibukan terbaru diplomasi AS terjadi pada saat Ukraina meluncurkan kembali operasi-operasi militer terhadap kaum separatis pro Kremlin, sementara Rusia sudah mengerahkan puluhan ribu tentara berkumpul di perbatasan timur Ukraina.
Tindakan-tindakan mereka memperlihatkan keparahan krisis yang membawa hubungan Timur-Barat ke titik paling berbahaya sejak akhir Perang Dingin.
Dalam satu pembicaraan telepon dengan Lavrov, Kerry "menyatakan keprihatinan mendalam atas kurangnya langkah positif Rusia untuk meredakan (konflik), mengutip menumpuknya bukti bahwa kaum separatis
terus meningkatkan jumlah bangunan yang diduduki dan penangkapan wartawan serta warga sipil lain," kata pejabat senior.
"Dia menyerukan Rusia untuk menurunkan retorikanya yang kian meningkat, terlibat secara diplomatis di Timur dengan OSCE (Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa) dan pemerintah Ukraina, serta mengeluarkan pernyataan publik yang menyerukan agar mereka yang menduduki gedung-gedung agar dilucuti dalam pertukaran dengan amnesti."
Pejabat itu menambahkan bahwa Kerry "juga menegaskan tidak adanya kemajuan yang terukur pada pelaksanaan perjanjian Jenewa akan menghasilkan peningkatan sanksi terhadap Rusia."
Diplomat AS itu juga berbicara dengan Perdana Menteri Ukraina Arseniy Yatsenyuk dan memuji "langkah-langkah penting" yang dilakukan pemerintahan sementara Kiev untuk memadaman ketegangan-ketegangan.(*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinas Perikanan Pasaman Barat katakan 70 persen nelayan di daerah itu masih tradisional
03 September 2023 17:46 WIB, 2023
Ferdy Sambo katakan siap bertanggung jawab atas tindak pidana yang dilakukannya
01 November 2022 14:01 WIB, 2022
Jaksa Agung katakan penerapan hukuman mati koruptor perlu dikaji bersama
18 November 2021 12:32 WIB, 2021
Pelatih Persib katakan Ezechiel tak turun lawan Bhayangkara karena belum fit
24 October 2019 6:14 WIB, 2019
Dipertanyakan banyak pihak, Menteri Kelautan katakan tetap lakukan penenggelaman
23 October 2019 14:52 WIB, 2019
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018