Polisi Tiongkok Sita Puluhan Ribu Senjata Ilegal
Senin, 14 April 2014 13:29 WIB
Beijing, (Antara) - Kepolisian Provinsi Guizhou, Tiongkok, Senin, menyita puluhan ribu senjata ilegal berupa senjata dan pisau, sekaligus menangkap 15 orang tersangka yang diduga terlibat dalam produksi dan penjualannya.
Media setempat melaporkan setelah empat bulan melakukan penyelidikan polisi memperkirakan ketelibatan gang/mafia dalam produksi serta penjualan 15.000 senjata dan 120.000 pisau ilegal di perbatasan.
Polisi mencatat produksi dan penjualan lintas wilayah senjata ilegal terjadi pada 27 provinsi dan kotamadya, termasuk Provinsi Guangdong, Guizhou, Hunan dan Sichuan.
Aparat juga telah mendeteksi keberadaan gang/mafia yang bertangung jawab terhadap produksi dan penjualan beragam senjata ilegal itu.
Gang/mafia diketahui berpusat di Sahodong yang berbatasan dengan Provinsi Hunan yang memang banyak pembuat senjata dan pisau.
Salah seorang petugas kepolisian Biro Keamanan Publik, Guiyang Du Chang, mengatakan gang/mafia yang bertanggung jawab terhadap produksi dan penjualan secara ilegal itu, awalnya memiliki bisnis keluarga pembuatan pisau.
Pemerintah Tiongkok melarang produksi dan penjualan senjata sebagai bagian dari upaya untuk menghindari kekerasan dalam setiap tindak kejahatan dan kriminal lainnya.
Masyarakat umum tidak diperbolehkan untuk memiliki senjata pribadi dan pada 2008 Kementerian Keamanan Publik telah mengeluarkan ketetapan sekaligus pihak mana saja yang berhak melakukan penjualan senjata guna memudahkan pula identifikasi terhadap siapa saja yang membeli senjata itu. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wako Fadly Amran sambut kedatangan rombongan dariTianjin Foreign Studies University, Republik Rakyat Tiongkok
23 October 2025 8:58 WIB
Wako Bukittinggi terima kunjungan Konjen Tiongkok, bahas kerjasama pariwisata dan ekonomi
22 October 2025 12:00 WIB
Rinaldy Yunardi angkat motif perhiasan hasil akulturasi budaya Tiongkok
17 February 2025 19:54 WIB, 2025
Imigrasi Agam serahkan Tersangka warga Tiongkok ke Kejari Pasaman Barat
13 July 2023 11:05 WIB, 2023
Imigrasi Agam amankan delapan warga Tiongkok ilegal, satu ditetapkan tersangka
26 May 2023 12:34 WIB, 2023
Perekonomian Tiongkok dibuka, IMF naikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global jadi 2,9 persen
31 January 2023 10:57 WIB, 2023
IHSG awal pekan diproyeksikan melemah di tengah penantian data ekonomi Tiongkok
18 April 2022 10:52 WIB, 2022
Jawaban Luhut ketika Tesla menyatakan berniat kembali investasi di Indonesia
25 March 2022 6:17 WIB, 2022
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018