Pemberontak Libya Serahkan Pelabuhan Minyak Kepada Tentara
Kamis, 10 April 2014 7:20 WIB
Benghazi, Libya, (Antara/AFP) - Para pemberontak di Libya timur menyerahkan pengendalian pelabuhan minyak Al-Hariga Rabu dalam penyerahan pertama berdasarkan kesepakatan akhir pekan untuk mengakhiri sembilan bulan blokade yang melumpuhkan, kata militer.
Seorang pejabat pelabuhan mengatakan ekspor-ekspor dilanjutkan dari terminal sedini Minggu jika National Oil Company memberikan persetujuan yang diperlukan, mengembalikan aliran pendapatan yang sangat dibutuhkan bagi pemerintah pusat yang lemah setelah penggulingan pemimpin Moamer Gaddafi yang 2011.
Para pemberontak merebut empat terminal minyak timur Juli lalu dalam mengejar kampanye mereka untuk memulihkan otonomi di wilayah Cyrenaica timur yang memangkas ekspor dari 1,5 juta barel per hari menjadi hanya 250.000 barel per hari.
Tripoli mengatakan blokade telah merugikan negara lebih dari 14 miliar dolar AS dalam pendapatan.
Berdasarkan kesepakatan yang dicapai Minggu, para pemberontak harus menyerahkan dua dari empat terminal minyak yang akan mereka periksa pekan ini dan dua lainnya dikembalikan dalam tempo dua sampai empat pekan ketika perundingan-perundingan berhasil diselesaikan.
"Kami mengambil kendali pelabuhan Al-Hariga hari ini dan kami sedang mempersiapkan untuk melakukan hal yang terhadap pelabuhan Zueitina," kata Juru Bicara Staf Umu Angkatan Bersenjata Kolonel Ali
al-Shikhi kepada AFP.
Kedua pelabuha memiliki kapasitas ekspor gabungan 210.000 barel per hari. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Harga minyak naik di tengah kekhawatiran atas Rusia, gangguan pasokan Libya
22 April 2022 6:21 WIB, 2022
Harga minyak naik karena pemadaman Libya menambah kekhawatiran pasokan Rusia
19 April 2022 6:06 WIB, 2022
Otoritas Libya bebaskan Saadi Gaddafi putra Muammar Gaddafi yang digulingkan
06 September 2021 10:22 WIB, 2021
Harga minyak tergelincir, tertekan kekhawatiran melonjaknya kasus COVID di India
27 April 2021 6:52 WIB, 2021
Harga minyak dunia jatuh ketika pasokan AS, Libya, Norwegia mulai beredar
13 October 2020 8:15 WIB, 2020
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018