Menag: Sukses MTQ Potret Kerukunan Antarumat Beragama
Kamis, 3 April 2014 14:24 WIB
Menteri Agama Suryadharma Ali. (Antara)
Jakarta, (Antara) - Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan, sukses penyelenggaraan musabaqah tilawatil quran (MTQ) bisa dilihat dari sisi penyelenggaraan dan sebagai potret perwujudan kerukunan antarumat beragama di Tanah Air.
Penyelenggaraan MTQ yang banyak melibatkan antarumat dan melahirkan kerukunan, baik antarapemuka agama maupun pada lapisan akar rumput menjadi potret dari semangat kerukunan nasional, kata Suryadharma Ali pada peluncuran (launching) MTQ XXV di Batam, Provinsi Kepulauan Riau, di Gedung Kementerian Agama, Jakarta, Kamis.
Pada acara tersebut tampak hadir Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani, didampingi Wakilnya Soerya Respationo. Juga hadir Dirjen Bimas Islam Abdul Djamil, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Anggito Abimanyu, Dirjen Bimas Buddha Djoko Wuriyanto, Dirjen Bimas Hindu Ida Bagus Yudha Tri Guna dan sejumlah pejabat dari kementerian tersebut.
Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani sebelumnya menjelaskan kesiapan masyarakat dan dukungan perhelatan akbar dua tahun sekali tersebut di Kota Batam. Tidak ada perubahan dari kesiapan yang sudah dijadwalkan bahwa MTQ XXV tetap diselenggarakan pada 5-14 Juni 2014.
Dari sisi persiapan penyelenggaraan, kata Sani, tinggal 10 persen lagi. Jadi, Batam sudah mempercantik diri untuk penyelenggaraan MTQ nasional tersebut dan menyambut para kafilah dari berbagai provinsi di Indonesia. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diharapkan membuka MTQ XXV di Batam tersebut.
Kerukunan
Penyelenggaraan MTQ tak lepas dari kerukunan yang ada di Indonesia. Itu dapat dilihat dari pengalaman penyelenggaraan MTQ di Ambon. Banyak pihak awalnya ragu bahwa perhelatan yang dibuka Presiden SBY tersebut dapat berjalan sukses. Nyatanya, masyarakat Ambon yang terdiri dari umat Nasrani dan Islam saling bahu membahu menyukseskan penyelenggaraan MTQ tersebut.
Suryadharma Ali mengaku kagum dari siswa di kota tersebut mampu menyuguhkan tarian dengan irama bernuansa rohani berjudul Sajadah Panjang karya Bimbo. "Mereka menyuguhkan gerakan shalat. Bagus sekali tampilannya," kenang Suryadharma Ali.
Belum lagi, lanjut dia, permukiman dan rumah pastor dijadikan penampungan kafilah dari Banten. Di situ ada orang membaca Al Quran. "Padahal kita tahu, daerah tersebut baru saja didera konflik bernuansa SARA," ia mengatakan.
Ketika di Kendari digelar Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi), yang mempersiapkan perhelatan tersebut banyak melibatkan umat Islam. Ini gambaran nyata dari kerukunan. Karena itu, MTQ di Batam harus lebih bergairah lagi dan menjadikannya sebagai momentum kerukunan antarumat. "Ini sangat indah," ujar Suryadharma.
MTQ, lanjut dia, juga harus dipahami tidak sekadar ajang mengadu kemampuan seni membaca Alquran. Tapi lebih dari itu. Misalnya, melakukan kajian kandungan Alquran dengan melibatkan pakar dari Timur Tengah. Sebab, sampai kini masih banyak ayat Alquran belum ditafsirkan.
Menurut Suryadharma, sekitar 200 ayat banyak dikaji dari sisi fiqih, tasauf, hukum dan sejarah. Namun sekitar 6.466 ayat lagi belum digali isinya. Untuk itu diimbau agar panitia MTQ dapat melibatkan Ditjen Pendidikan Islam dan Bimas Islam --selama penyelenggaraan MTQ-- dapat membahas Alquran lebih dalam lagi. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
IPTA Baso sukses gelar Talang Andih Islamic Day majukan kegiatan agama dari rantau ke kampung halaman
18 January 2026 15:40 WIB
Pemkab Pesisir Selatan pastikan Pilwana Desember 2025 berjalan sukses dan demokratis
01 November 2025 20:41 WIB
Sosialisasi dan FGD penyusunan basis data potensi pendapatan Nagari Tikalak berjalan sukses
01 October 2025 11:10 WIB
SARGA.CO sukses gelar IHR, PORDASI siapkan gelanggang internasional di Sumbar
28 September 2025 18:35 WIB
Momentum HPN 2025, PLN UP3 Solok Sukses Hadirkan Listrik Andal di Gelaran Rang Solok Baralek Gadang
17 September 2025 10:04 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018